Perangkat Kesultanan Tetapkan 12 Calon Sultan Ternate | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Perangkat Kesultanan Tetapkan 12 Calon Sultan Ternate

BERITA MALUKU. Perangkat Kesultanan Ternate, Maluku Utara (Malut), menetapkan 12 nama calon Sultan Ternate ke-49, menyusul wafatnya Sultan Mudaffar Sjah pada tahun lalu.

"Mereka adalah Hi Syarifuddin Iskandar Muhammad Djabir Sjah, Hi Zainal Nasir Sjah, Iskandar Zulkarnaen Sjah, Muhammad Gazali Sjah, Hidayatullah Mudaffar Sjah, Nululluddin Sjah, Firman Sjah, Syahmar Sjah, Muhammad Buchari Effendi Sjah, Chaerun Djamil Abdul Hamid Sjah ,Arsyad Abdul Hamid Sjah dan Usman Nasir Sjah," kata Perangkat Kesultanan Ternate, Arifin Madjid di Ternate, Kamis (1/9/2016).

Dia mengatakan, 12 nama calon sultan tersebut diserahkan oleh Fanyira Ngungare kesultanan melalui rapat Bobato 18 di sekertariat pemilihan Sultan Ngaralamo Kelurahan Soasio Ternate Terngah.

"Saya selaku perangkat adat yang di dalamnya Bobato Delapan menerima 12 nama calon sultan baru yang diserahkan oleh Soa Ngungare," katanya.

Selanjutnya kata Arifin, Bobato 18 akan melaksanakan seleksi hingga diperoleh satu nama sebagai sultan definitif.

"Pengujian ini akan dilakukan di salah satu kamar rahasia di kedaton yang disebut kamar puji. Di situ nantinya mahkota akan jatuh ke sultan terpilih," ujarnya.

Ia menambahkan, pemilihan sultan pengganti Mudaffar Sjah segera dilaksanakan, sebab sejak mangkatnya terjadi kekosongan.

Sementara itu, Pelaksana tugas Sultan Ternate, Munir Amal Tomagola mengatakan, ada dua metode penobatan Sultan Ternate, yaknik menggunakan mahkota dan upacara ritual.

"Menurut orang Ternate ada kerja-kerja secara atau ritual adat, menggunakan mahkota untuk menentukan siapa sultan berikutnya. Artinya pemilik mahkota itu yang akan menentukan sendiri dibantu perangkat adat yang meletakan mahkota di kepalanya calon-calon sultan," kata Munir.

"Di antara calon sultan, kalau mahkota tidak cocok maka dengan sendirinya mahkota itu akan terbang keluar, mencari sultan yang akan dipilih dan bisa saja calon sultan yang dipilih mahkota itu bukan dari dalam kedaton, tetapi bisa dari luar dan itu semuanya bergantung pada maunya mahkota itu," katanya.

Menurut Munir, jika sosok calon sultan tak merasakan apa-apa saat mahkota diletakkan di kepalanya, maka dialah sosok yang terpilih.

"Kalaupun yang diletakan itu sepadan di kepala, tetapi si calon sultan berteriak seakan menahan beban berat di kepala, maka itu tidak terpilih sebagai sultan," katanya.
Malut 966026027220826292

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang