Maluku Dijatahi Satu Kapal Riset Khusus Laut Dalam | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Maluku Dijatahi Satu Kapal Riset Khusus Laut Dalam

Ilustrasi Kapal Riset
BERITA MALUKU. Dalam tahun 2016 ini, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah menyiapkan dua buah kapal riset khusus laut dalam. Dua buah kapal yang disediakan, salah satunya diberikan kepada Maluku, dan satunya lagi akan ditempatkan di pulau seribu.

“Bantuan kapal riset khusus laut dalam ini berdasarkan proposal yang diusulkan LIPI Ambon dari hasil pertemuan bersama Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu. Dimana bantuan ini diberikan mengingat LIPI Ambon juga ditetapkan sebagai pusat penilitian laut dalam, sehingga diperlukan fasilitas penunjang seperti kapal riset khusus laut dalam ini,” kata anggota Komisi VII DPR RI, Dapil Maluku Mercy Barends di Ambon, Selasa (10/5/2016).

Menurutnya, dengan adanya bantuan kapal ini dapat mendorong Maluku menjadi pusat penelitian maritim laut dalam dan pulau-pulau kecil. Selain itu juga dapat bermanfaat bagi kepentingan yang lebih luas, sepeti pengembangan riset dan terapan.

“Saat ini dua kapal riset khusus laut dalam sementara di pesan, dan diharapkan akan tiba pada waktunya, demi pengembangan Maluku yang lebih baik,” harapnya.

Dijelaskan, pengadaan dua buah kapal ini menelan anggaran Rp1 triliun yang berasal dari dana bluebook, bukan dari dana APBN.

“Kami tidak menggunakan dana APBN, menginggat dananya terlalu besar, sehingga kami menggunakan dana bluebook,” ucapnya  

Kata Barends, penggunaan dana bluebook berdasarkan hasil koordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dimana program-program yang masuk di bluebook menggunakan mekanisme terpisah, entah pendekatan long atau skema kredit,” ucapnya. 

Dirinya berharap, dengan adanya bantuan kapal rsiet khusus laut dalam dapat mendorong Maluku menjadi pusat penilitian maritim.
Headline 6889435150910789261

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang