Rektor Unkhair Ternate Respons Pengangkatan PNS Lewat IP | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Rektor Unkhair Ternate Respons Pengangkatan PNS Lewat IP

BERITA MALUKU. Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara, Prof DR Husen Alting, merespon pengangkatan PNS yang direkrut melalui Indek Prestasi (IP) atau lulusan terbaik dengan nilai diatas 3,5 untuk kampus negeri.

"Tetapi perlu adanya spesifikasi keilmuan dan syarat khusus yang harus dipenuhi untuk pola rekrutmen tersebut, karena sesuai dengan pemberitaan sebelumnya bahwa Kementerian PAN-RB akan melakukan rekrutmen dan pengangkatan PNS tidak menggunakan test namun hanya dilihat dari nilai IP serta lulusan terbaik di Universitas Negeri," katanya, di Ternate, Rabu (11/11/2015).

Dia mengatakan, seleksi PNS yang dilakukan melalui pengakuan akademik kualitas dari mahasiswa yang bersangkutan, olehnya itu sebagai pimpinan di Unkhair menyambut baik, namun dengan berbagai syarat karena proses dilakukan agar tidak menimbulkn masalah.

Dia mencontohkan, ada perguruan tinggi mana saja yang diakui apabila dilihat dari seluruh perguruan atau pun yang diterapkan hanya pada perguruan tinggi negeri, sementara perguruan tinggi swasta nantinya seperti apa tentu itu berkaitan dengan keadilan.

Selain itu, dapat juga dipetakan program studi mana yang akan ditetapkan, karena tidak secara objektif tidak meletakkan perguruan tinggi mana yang bisa, maka itu menimbulkan masalah karena semua orang mempunyai hak mendapatkan keadillan.

Husen menjelaskan, hal tersebut merupakan proses seleksi khusus, sehingga bisa saja apabila sudah diketahui dari segi bidang kompetensi yang dimiliki sesuai dengan tuntutan ilmu tersebut terpenting adalah mekanismenya jelas.

Selain itu, dalam pola ini tidak bisa dinaikan sehingga tidak terlalu banyak kuota yang ditentukan namun harus spesifikasi karena yang ditakutkan hak-hak yang lain yang juga sarjana itu juga terabaikan.

Namun, sejauh ini formatnya juga belumn jelas karena masih secara umum maka harus ada pedoman khusus untuk memenuhi syarat.

Dia menyepakati pola tersebut merupakan seleksi khusus dalam bidang ilmu, tetapi apabila dilihat proses seleksi CPNS misalnya maka bukan pada bidang ilmu yang dilihat tetapi bagaimana dengan wawasan kebangsaan.

Kenyataan banyak orang yang ahli dalam bidang tertentu namun wawasan kebangsaan rendah, sehingga tidak lulus dalam seleksi CPNS dan itulah yang terjadi selama ini.

Malut 5686244653964450960

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang