Malra Tak Akan Datangkan Bawang dari Luar Daerah | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Malra Tak Akan Datangkan Bawang dari Luar Daerah

BERITA MALUKU. Tahun 2018, kabupaten Maluku Tenggara (Malra) akan dijadikan pusat pembelanjaan bawang, sebab itu kebutuhan akan bawang merah dan bawang putih tak lagi didatangkan dari luar.

"Bawang pada tahun 2018 akan mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat di kabuapten itu, termasuk Kota Tual, sehingga Dinas Pertanian Kabupaten Malra mempunyai moto: “Menguasai Maluku Tenggara 2018 dan Menduduki Maluku tahun 2020," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Malra, Amin Latuconsina kepada Berita Maluku Online, Senin kemarin (24/4/2017).

Latuconsina menjelaskan, anggaran yang dipakai untuk permodalan bibit bawang berasal dari Kementerian Pertanian. Untuk daerah Maluku dari 11 Kabupaten/Kota, Kementerian Pertanian telah menetapkan 2 daerah sebagai Kawasan Penanaman Bawang yaitu Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Lahan yang sudah disiapkan untuk penanaman bawang berada di Ohoi (Desa) Abean 20 hektar, dan Ohoi Yafawun 10 hektar. Sementara persiapan untuk bibit sebanyak 7 ton.

Dikatakan, setelah selesai pembukaan lahan akan dilakukan penanaman di bulan Mei 2017, untuk panen hasilnya 4 bulan kemudian dan ditargetkan saat panen nanti jika hasilnya 6 kali lipat maka jumlah keseluruhan panen adalah 1.200 ton bawang.

Dinas Pertanian Kabupaten Malra memalui Kabid Tanaman Pangan, Amin Latuconsina mengharapkan, untuk Ohoi yang lahannya sudah disiapkan agar lebih giat bekerja untuk penanaman bawang dan selalu berkoordinasi dengan dinas pertanian sehingga pada saat panen dapat mendapatkan hasil yang maksimal. (STEFe)
Ekonomi 6621530120379985685

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# BERITA RAMADHAN

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang