Perluasan Sawah di Maluku Dilaksanakan Dua Tahap | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Perluasan Sawah di Maluku Dilaksanakan Dua Tahap


BERITA MALUKU. Pelaksanaan perluasan sawah di Provinsi Maluku tahun 2016 seluas 3.150 hektar akan dilaksanakan dalam dua tahap, kata Kepala Dinas Pertanian Maluku Diana Padang di Ambon, Senin (7/3/2016).

Tahapan pertama sesuai dengan Mmemorandum Of Understanding (MOU) dengan pihak TNI yang akan mengerjakannya seluas 1.825 hektar, sedangkan sisanya akan dilaksanakan pada tahan kedua nanti, katanya.

Dia mengatakan, 1.825 hektar lahan itu tersebar di empat kabupaten yakni Buru, Buru Selatan (Bursel) Maluku Tengah (Malteng) dan Seram Bagian Timur.

Sedangkan tahap kedua dengan luas 1.325 hektar itu hanya di Kabupaten Malteng dan Buru, dimana target untuk Buru nantinya 1.000 hektar.

"Jadi yang jelas dari 6.300 hektar sesuai dengan anggaran yang disediakan Pemerintah Pusat ternyata yang baru terealisasi hanya 3.1150 hektar, dan itu pun dilaksanakan dalam dua tahap," ujarnya.

Tahap pertama sedang berjalan saat ini di Kabupaten Buru, lanjutnya, sekaligus dalam pengawasan pihak Komando Distrik Militer (Kodim) setempat.

Sedangkan sisanya sekitar 3.450 hektar yang merupakan sisa dari 6.300 hektar sesuai dengan ketersediaan anggran Pemerintah Pusat maka Dinas Pertanian Provinsi Maluku terus melakukan pemantauan dan mengikuti perkembangan di tingkat kabupaten terutama lahan yang sekarang ini masih menjadi kendala utama yakni persoalan tanah masyarakat adat setempat.

Menurutnya, berbicara soal pencetakan sawah yang direncanakan itu bukan hanya asal jadi tetapi bagiamana situasi lahan sudah tersedia atau belum, juga terkait dengan masyarakat petani yang ada di sana, kemudian persiapan irigasinya yang cukup penting.

"Tanpa irigasi bukan namanya sawa lagi, oleh karena itu persiapan seperti harus dilihat dan disiapkan agar pencetakan sawah baru bisa berjalan dengan baik," katanya.

Dia mengatakan, percetakan sawah baru ini diswakelolakan dengan pihak TNI berdasarkan kesepakatan kerjasama (MOU) antara Menteri Pertanian dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2015.

"Hal ini dimaksudkan agar semua pencetakan sawah baru diswakelola dengan TNI di seluruh Indonesia berjalan dengan baik," ujarnya.

Di Maluku, lanjutnya, pelaksana di lapangan adalah Seni Tempur (Sipur) di bawah pengawasan Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam).
Aneka 3114634276777155520

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang