Dubes Amerika Serikat Hadiri HUT GPM | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Dubes Amerika Serikat Hadiri HUT GPM

BERITA MALUKU. Duta Besar Amerika Serikat Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O Blake Jr menyataklan merasa terhormat dapat menghadiri HUT ke-80 Gereja Protestan Maluku (GPM) di Ambon bersama warga gereja tertua di Maluku tersebut.

"Saya merasa sangat terhormat dapat bersama-sama dengan pemerintah serta seluruh pendeta dan penginjil merayakan Yubelium ke-80 GPM. Terima kasih untuk kehormatan ini," kata Dubes Robert Blake di hadapan 500-an pendeta, penginjil dan guru jemaat yang mengadiri puncak perayaan HUT GPM di Ambon, Minggu (6/9/2015) malam.

Dubes menyatakan terima kasih kepada Ketua Badan Pekerja Harian (BPH) Sinode GPM, Pendeta Dr John Ruhulesin yang mengundangnya secara khusus untuk menghadiri perayaan yang merupakan momentum terpenting untuk merefleksikan perjalanan selama delapan dekade GPM untuk membangun menanam dan menumbuhkan iman umat Kristiani.

"Saya baru pertama kali berkunjung ke Maluku dan bangga sekali dapat menghadiri dua momentum penting di Maluku yakni HUT GPM ke-80 dan HUT ke-440 Kota Ambon. Apara yang saya rasakan dan alami di Maluku akan disebarkan kepada seluruh warga Amerika Serikat," katanya.

Dia menyatakan, kedua peristiwa penting di Maluku tersebut telah dikenal luas oleh masyarakat dunia, dan banyak warga negara Paman Sam tertarik untuk hadir dan menyaksikannya.

Dubes menyatakan, dirinya merasa beruntung sekali dapat hadir dan bertemu dengan pimpinan serta para pendeta dan jemaat GPM yang juga dikenal luas sebagai simbol perdamaian di Indonesia.

"GPM telah menjadi simbol perdamaian tidak hanya di Maluku tetapi juga di Indonesia, karena mampu membangun hubungan persaudaraan denganumat agama-agama lain dalam kemajemukan," katanya.

Dia menyatakan, Indonesia dan Amerika Serikat adalah dua negara yang dikenal karena ketaatan beragama dalam kemajemukan, saling menghormati serta menjunjung tinggi keberagaman.

"Andil GPM bersama pimpinan agama lainnya untuk mewujudkan persaudaraan dan perdamaian di Maluku, tentunya menjadi semangat dan kebanggaan semua orang," katanya.

Bahkan, kata, Dubes Robert Blake, saat ini banyak orang serta negara-negara tertarik datang untuk belajar tentang cara masyarakat dan seluruh komponen agama di Maluku membangun persaudaraan dan perdamaian sejati," ujarnya.

"Cara GPM bersama umat beragama lainnya membangun persaudaraan dan perdamaian serta saling menghargai kemajemukan di Maluku dan Indonesia dapat menjadi pengalaman dan contoh untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah yang hingga kini masih terus bergolak," katanya.

Masyarakat Indonesia katanya, sangat menghargai keberagaman sebagai sebuah kekuatan untuk bertumbuh dan membangun secara bersama-sama.

Berbagai hal positif tersebut, tandas Dubes, menjadi pendorong pemerintah Amerika Serikat ingin membangun kerja sama dengan pemprov Maluku di berbagai bidang, terutama untuk membantu pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

"Sekali lagi saya atas nama pemerintah Amerika Serikat menyampaikan terima kasih atas berbagai upaya yang telah dilakukan GPM bersama-sama dengan komponen agama lainnya dan pemerintah untuk membangun perdamaian di Maluku dan Indonesia pada umumnya," tambah Dubes Robert Blake. (ant/bm 01)
Headline 5500959759004257775

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang