Pembangunan Kantor Gubernur Maluku Dialihkan ke Rumah Tiga | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pembangunan Kantor Gubernur Maluku Dialihkan ke Rumah Tiga

BERITA MALUKU. Rencana Pemerintah Provinsi untuk membangun kantor Gubernur Maluku yang baru di kawasan Batu Koneng, Kota Ambon dibatalkan. Rencananya kantor tersebut dialihkan ke Desa Rumah Tiga.

Hal ini terbukti dalam kunjungan Gubernur Maluku beserta stakeholder di kawasan yang berada di kecamatan Teluk Ambon tersebut.

“Tinjauan kita di desa Rumah Tiga dalam rangka membangun kantor Gubernur Maluku, sedangkan untuk kawasan batu koneng yang direncanakan sebelumnya dibatalkan,” kata Gubernur Maluku Said Assagaff, kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Senin (16/5/2016).

Dikatakan, pembatalan tersebut setelah melalui hasil kajian lahan yang membuktikan kawasan tersebut terlalu terjal dan tidak terlalu besar. Sedangkan untuk lahan di rumah tiga, sudah tersedia talud sehingga tinggal dilakukan penimbunan.

Selain itu, orang nomor satu di Maluku ini sudah meminta kepada raja rumah tiga untuk menyediakan lahan 2 hektar untuk dilakukan pembebasan.

“Saya kepingin kantor Gubernur sekarang ini digantikan menjadi kantor balai kota Ambon, sedangkan kantor lama di jual dan uangnya kita pergunakan untuk melakukan pembangunan infrastruktur lainnya,” tuturnya.

Ditambahkan, pemindahan kantor Gubernur Maluku sudah saatnya dilakukan untuk menjawab kebutuhan ruangan yang representatif dalam mengoptimalisasi kinerja Aparatur Negara Sipil (ASN) di 33 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terdiri dari Biro, Badan/Lembaga Teknis serta Sekretariat DPRD dan Rumah Sakit.

Sedangkan, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sebanyak 41 dengan jumlah pegawai lebihdari 5.000 orang.

"Jadi tim telah dibentuk untuk menyelesaikan hal - hal terkait persoalan tanah yang informasinya telah tertangani," ujarnya.
Headline 7360132754681733006

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang