Harkitnas Wujudkan Indonesia Yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Harkitnas Wujudkan Indonesia Yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter

BERITA MALUKU. Tantangan-tantangan baru yang muncul di depan kita memiliki dua dimensi terpenting, yaitu kecepatan dan cakupan. Tentu kita tidak ingin kedodoran dalam menjaga NKRI akibat terlambat mengantisipasi kecepatan dan meluasnya anasir-anasir ancaman, karena tak tahu bagaimana bersikap dalam konteks dunia yang sedang berubah ini.

“Oleh sebab itu, melalui Hari Kebangkitan Bangsa (Harkitnas) ke-108, kita wujudkan Indonesia yang bekerja nyata dan mandiri dan berkarakter,” kata Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara dalam sambutannya, yang dibacakan Asisten II setda Maluku, Ujir Halid pada peringatan Harikitnas yang berlangsung di pelantaran kantor Gubernur Maluku, Jumat (20/5/2016). 

Harapan Rudiantara sejalan dengan tema “Mengukir makna kebangkitan nasional dengan mewujudkan Indonesia yang bekerja nyata, mandiri dan berkarakter.

“Tema ini kita menunjukkan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter,” ucapnya.

Dirinya berpendapat, ada penekanan pada dimensi internasional dalam tema tersebut.

"Kerja nyata kita, kemandirian kita, dan karakter kita semua terpusat pada pemahaman bahwa saat ini kita dihadapkan dalam kompetisi global. Persaingan bukan lagi muncul dari tetangga-tetangga di sekitar lingkungan kita saja, sebaliknya justru inilah saat paling tepat bagi kita untuk bahu-membahu bersama sesama anak bangsa untuk memenangkan persaingan-persaingan pada arus global, karena lawan tanding kita semakin hari semakin muncul dari seluruh penjuru dunia. Sebagai satu kesatuan, mau tak mau kita harus bangkit untuk menjadi bangsa yang kompetitif dalam persaingan pada tingkat global tersebut. Terutama pada aspek-aspek kerja nyata, kemandirian, dan karakter kitalah terletak kunci untuk memenangkannya."

Menurutnya, kini bukan saatnya lagi mengedepankannya hal-hal sekedar pengembangan wacana yang sifatnya seremonial dan tidak produktif. Kini saatnya bekerja nyata dan mandiri dengan cara-cara baru penuh inisiatif, bukan hanya mempertahankan dan membenarkan cara-cara lama sebagaimana yang telah dipraktikkan selama ini. Hanya karena telah menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan berarti sesuatu telah benar dan bermanfaat. Kita harus membiasakan yang benar dan bukan sekadar membenarkan yang biasa,”tuturnya.

“Untuk saudara-saudaraku yang diberi amanat Allah untuk mengemudikan jalannya bahtera pemerintahan, saya mengajak untuk menyelenggarakan proses-proses secara lebih efisien . mari pangkas segala proses yang pelayanan yang berbelit-belit dan berkepanjangan tanpa alasan yang jelas. Mari bangun proses-proses yang lebih transparan. Mari berikan layanan tepat waktu sesuai jangka waktu yang telah dijanjikan,” ajaknya.
Aneka 7068607034425950639

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang