Gubernur Apresiasi Pengoperasian Kapal Pembangkit Listrik di Maluku | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gubernur Apresiasi Pengoperasian Kapal Pembangkit Listrik di Maluku

BERITA MALUKU. Gubernur Maluku, Said Assagaff menyatakan, pihaknya menunggu janji PT. PLN (Persero) Maluku dan Maluku Utara mengoperasikan kapal pembangkit listrik, Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan berkapasitas 60 MW pada Juni 2016.

"Saya menunggu janji tersebut dengan jadwal pada Mei 2016 kapalnya telah berlabuh di desa Waai, kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah," katanya, dikonfirmasi, Sabtu (14/5/2016).

Dia mengapresiasi pengoperasian kapal pembangkit listrik tersebut karena kapasitas 60 MW itu melebihi beban puncak pemanfaatan energi listrik para pelanggan PT. PLN Persero di Pulau Ambon.

"Jadi ketersediaan energi listrik itu juga menjawab kebutuhan investor yang membutuhkan adanya jaminan listrik untuk menanamkan modalnya di Pulau Ambon," ujar Gubernur Said Assagaff.

Karena itu, lanjutnya, PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara hendaknya menetapi janji untuk mengoperasikan kapal pembangkit listrik tetap sesuai jadwal.

"Saya tetap mengikuti janji tersebut karena saat ini pertengahan Mei 2016, makanya tenggat waktu menjelang Juni hendkanya ada kepastian dari PT.PLN (Persero) Maluku dan Maluku Utara soal pengoperasiannya," tandas Gubernur Said Assagaff.

Sebelumnya, General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Indrandi Setiawan mengatakan, Ambon terpilih sebagai salah satu dari lima wilayah di Indonesia yang akan ditempatkan kapal pembangkit listrik MVPP.

"Kapal pembangkit listrik dipastikan akan menjawab seluruh kebutuhan masyarakat di Pulau Ambon sehingga berupaya kapalnya segera dioperasikan, makanya untuk mengatasi pertumbuhan pelanggan, sehingga infastruktur harus ditambah. Di sisi pembangkit juga jaringan listriknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

Sedangkan, General Manager PLN Unit Induk Proyek (UIP) Pembangkit Jaringan Maluku Wilayah XIV, Henrison menjelaskan, saat ini seluruh kesiapan jaringan telah siap dan ketika dilakukan pemasangan langsung masuk ke masing-masing gardu.

Kapal pembangkit yang akan beroperasi di Waai dengan kapasitas 60 MW, daya listrik ini akan disalurkan melalui transmisi 70 kV di Waai, Passo hingga Sirimau.

"Nantinya melalui gardu yang ada di kawasan Passo juga di kecamatan Sirimau akan disalurkan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia mengakui, kapal ini sebagai solusi jangka pendek terhadap persoalan krisis listrik di berbagai daerah. Pengoperasian kapal genset ini sebagai "jembatan" sebelum tuntasnya proyek listrik 35.000 MW.

"Kapal-kapal 'genset raksasa' ini disewa oleh PLN untuk lima tahun ke depan dari perusahaan di Turki. Kita berharap masalah kelistrikan di Maluku dapat ditangani dengan kehadiran kapal pembangkit tersebut," tegas Henrison.
Headline 6283061689004434062

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang