Pelayanan RSDU Haulussy Terhambat Akibat Krisis Dokter Umum | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pelayanan RSDU Haulussy Terhambat Akibat Krisis Dokter Umum

BERITA MALUKU. Selama ini pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Dr. M. Haulussy Ambon belum dirasakan dengan baik oleh masyarakat. Hal ini terbukti masih belum maksimal pelayanan yang diberikan oleh Bidan dan Dokter, yang bertugas di RS yang mempunyai moto “Kami ada untuk melayani”.

Pelayanan yang dirasakan belum baik ini, diakui Direktur RSUD Dr. M. Haulussy Ambon, Justini Pawa, Selasa (12/4/2016).

Menurutnya, pelayanan yang belum maksimal diakibatkan kurangnya tenaga dokter umum. Apalagi dari 14 dokter umum, 10 diaantaranya sementara mengikuti sekolah spesialis sehingga tersisa empat dokter umum untuk melayani ratusan pasien yang terdaftar di RSUD.

“Jika dibadingkan SDM yang ada saat ini tidak seimbang dengan jumlah pasien yang masuk, dimana dalam satu hari rata-rata pasien yang masuk mencapai 50 orang, sedangkan dokter umum yang tersedia empat orang yang bertugas melayani pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan di ruangan,” ucapnya.

Diakuinya, kekurangan tenaga medis membuat pihaknya mengalami kendala dalam melayani para pasien, apalagi adanya desakan dari keluarga pasien untuk melayani dengan baik.

"Olehnya itu saya meminta kepedulian dari seluruh pasien untuk memaklumi kekurangan medis yang ada saat ini,” ucapnya.

Menurut Pawa, kedepan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pasien, sesuai visi menjadi Rumah Sakit.

Untuk diketahui, dokter yang ada saat ini di RSUD Haulussy Ambon mencapai 56 orang, diantaranya 30 dokter spesialis,  14 dokter umu, 10 dokter umum yang sementara sekolah spesialis, 2 dokter gigi.

Sedangkan bidan yang ada di RSUD kini mencapai 369 orang. Tenaga penunjang keperawatan 7 orang dan tenaga non kesehatan 128 orang. 
Kesehatan 7765493938302212130

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang