Usai Peresmian JMP, ASDP Akan Evaluasi Layanan Lintasan Feri Galala-Poka | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Usai Peresmian JMP, ASDP Akan Evaluasi Layanan Lintasan Feri Galala-Poka

BERITA MALUKU. PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO) Cabang Ambon akan mengevaluasi pelayanan pada lintasan Galala - Poka, Kota Ambon, setelah Jembatan Merah Putih (JMP) yang melintasi Teluk Dalam Ambon dijadwalkan diresmikan pada April 2016.

"Kami akan melakukan evaluasi setelah JMP beroperasi, karena pengguna jasa angkutan lebih banyak menggunakan fasilitas tersebut," kata Manager Usaha PT. ASDP Cabang Ambon, Burhan Fernatubun, Senin (14/3/2016).

Menurut dia, evaluasi perlu dilakukan untuk mengetahui pengguna jasa ASDP lintasan Gala-Poka masih ada atau tidak. Kalau memang sudah tidak ada, lintasan itu stop beroperasi, karena biaya operasional mahal.

"Kami akan menghentikan pengoperasian dua kapal ferry di lintasan itu, yakni KMP Gabus dan KMP Tenggiri. Sedangkan, KMP Teluk Ambon yang dikelola pemerintah provinsi Maluku melalui Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya," kata Burhan.

Dia mengatakan penghentian operasi kapal ferry lintasan Galala -Poka, merupakan kewenangan Kantor ASDP Pusat, di Jakarta, sebagai penanggungjawab kebijakan anggaran.

"Prinsipnya, hasil evaluasi kita akan melaporkan ke Kantor ASDP Pusat untuk mengambil keputusan stop beroperasi kalau memang dinilai rugi, karena tidak ada lagi pengguna jasa ASDP pada lintasan Galala-Poka," ujarnya.

Pengalihan terhadap KMP Gabus dan KMP Tenggiri setelah tidak beroperasi pada lintasan Galala-Poka, menurut Burhan tergantung keputusan pusat.

"Kami di kantor cabang tidak bisa memutuskan. KMP Gabus bisa saja dialihkan operasional di ASDP Cabang Kalimantan untuk melayani penyeberangan sungai di daerah itu. Sedangkan KMP Tenggiri, tergantung permintaan juga dari cabang lain," kata Burhan.

Disinggung pendapatan pada lintasan Galala-Poka, dia menjelaskan, setelah ada supermarket dan mall yang menyebar pada sejumlah tempat di Ambon, pendapatan sangat menurun.

Selain itu, warga masyarakat di Kota Ambon, masih banyak yang menggunakan jasa speedboat dan perahu layar, terutama mahasiswa.

Burhan mengemukakan, ASDP Cabang Ambon mengoperasikan 10 kapal di lima pelabuhan, yakni KMP Gabus dan KMP Tenggiri melayani lintasan Galala-Poka, KMP Wayang dan KMP Temi, melayani lintasan Galala -Namlea, KMP Danau Rana melayani lintasan Namlea - Kaily, di Kabupaten Buru.

KMP Inalika, KMP Terubuk dan KMP Rokatenda melayani lintasan Hunimua - Waepirit, pergi pulang (PP), KMP Layur melayani lintasan Waily - Kulur di pulau Saparua dan pulau Seram serta KMP Samandar melayani jalur Waai, Kailolo, Uniputy, Waily, Nalahia, Amahei, setiap hari.
Perhubungan 702154631743274735

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang