Pemprov Maluku Gelar Pra Musrenbang | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pemprov Maluku Gelar Pra Musrenbang

BERITA MALUKU. Pemerintah Provinsi Maluku menggelar pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Maluku.


Kegiatan itu berlangsung di Islamic Center, Selasa (29/03/2016) dengan tema “optimalisasi pemanfaatan sumber daya kepulauan yang berdaya saing secara berkelanjutan, untuk mewujudkan pemetaan kesejahteraan masyarakat Maluku.”


Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua dalam sambutannya mengatakan, penyusunan dan kegiatan RKPD tahun 2017 lebih diarahkan pada sejumlah prioritas daerah meliputi, percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran. Peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kebudayaan, kreativitas dan inovasi teknologi. Peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat. Percepatan pembangunan infrastruktur. 

Peningkatan ketahanan pangan, peningkatan iklim investasi serta pengembangan usah. Penataan ruang, percepatan pembangunan daerah tertinggal, terluat dan terdepan serta pengelolaan lingkungan hidup dan kawasan bencana dan reformasi birokrasi, pemantapan, demokrasi, keamanan, ketertiban dan kualitas perdamaian. 
 
Dikatakan, sejalan dengan Tema RKPD tahun 2017, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlu ditingkatkan, baik pendidikan, kesehatan maupun ketrampilan kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan revitalisasi kurikulum pendidikan kejuruan menengah, dan balai latihan kerja di Maluku, yang dapat menghasilkan tenaga-tenaga kerja yang berkualitas, untuk mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki. 
 
Dirinya menyadari, untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi tersebut, perlu didukung dengan anggaran pembanngunan yang memadai, sementara disisi lain, kemampuan APBD sangat terbatas. Oleh karena itu, perlu dilakukan efisiensi belanja pembangunan, serta terus berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 
 
Kita perlu melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi terhadap sumber-sumber pendapatan daerah yang selama ini belum dioptimalkan. Target pendapatan kita belum terealisasi sebagaimana yang diharapkan. Oleh karena itu, saya meminta kepada instansi terkait, dan BUMD, untuk mengambil langkah-langkah strategis, melalui penataan kelembagaan, sumber daya manusia dan regulasi dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujarnya. 
 
Sementara itu, Sahuburua mengakui, dukungan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tidak mengalami peningkatan yang sebanding dengan kebutuhan daerah, bahkan belum mempertimbangkan faktor kekhususan Maluku, sebagai provinsi berciri kepulauan. 
 
Sedangkan Dana Alokasu Khusus (DAK) untuk membiyai prioritas nasional yang menjadi kewenangan provinsi, terus mengalami peningkatan setiap tahun. Oleh karena itu orang nomor dua di Pemerintah Provinsi Maluku ini mengharapkan peran aktif dari pimpinan SKPD yang memperoleh dana DAK Provinsi, agar secara intens melakukan koordinasi bersama kementrian terkait. 
 
Diakhir sambutannya, Sahuburua juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten/Kota agar terus meningkatkan koordinasi dan menciptakan hubungan kerjasama yang harmonis, melalui sinkronisasi program dan kegiatan yang akan dibayai oleh APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota, serta dana desa sesuai bidang tugas dan kewenangan.
Aneka 2004697374869183165

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang