Judi Sabung Ayam Marak Terjadi di Namrole, Oknum Polisi Diduga Terlibat | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Judi Sabung Ayam Marak Terjadi di Namrole, Oknum Polisi Diduga Terlibat

Ilustrasi
BERITA MALUKU. Perjudian sabu ayam semakin marak terjadi di kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan. 

Perjudian berlangsung setiap hari minggu dan selalu berpindah tempat membuat warga di sekitar lokasi pun mengeluhkan dan resah.

Perjudian sambung ayam dilakoni oleh warga tertentu dan diduga dibeking oleh sejumlah oknum polisi dilingkup Polsek Namrole. 

Menurut salah satu masyarakat Namrole, J. Lesnussa, perjudian sabung ayam ini berlangsung setiap hari Minggu disaat jam ibadah umat Kristen, sehingga membuat proses ibadah menjadi terganggu akibat suara keras yang bersumber dari kawasan perjudian.
Perjudian haram ini selalu berpindah tempat mulai dari daerah Wainono, Labuang dan sebagian wilayah yang berada di Kecamatan Namrole yang merupakan ibukota dari Kabupaten Bursel,” ujar Lesnussa kepada media ini, Minggu (13/3/2016).
Menurutnya, ada sejumlah oknum polisi Polsek Namrole yang diduga membeking perjudian sambung ini, apalagi omset yang didapatkan dari perjudian ini mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.
Kita minta agar penegak hukum di wilayah kami untuk berani mengungkap judi sabung ayam, karena perjudian ini sudah berlangsung sekitar satu hingga dua tahun tanpa ada tindakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian, malah kepolisian juga diduga kuat terlibat dalam perjudian ini,” ucapnya.
Mengingat judi sabung ayam yang sudah dibeking oleh oknum anggota kepolisian Polsek Namrole, maka dirinya berharap kepada Kapolres Namlea bahkan Kapolda Maluku untuk menindaklanjuti hal ini, jangan sampai nama besar kepolisian tercoreng akibat ulah sejumlah oknum Polisi Polsek Namrole yang menjadikan Namrole sebagai arena judi sabung ayam ini.
Daerah 5425665541161621737

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang