Waspadai Gelombang Tinggi di Perbatasan Maluku | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Waspadai Gelombang Tinggi di Perbatasan Maluku

BERITA MALUKU. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon mengimbau penyedia maupun pengguna jasa transportasi laut termasuk masyarakat pesisir agar mewaspadai gelombang tinggi di wilayah perbatasan Maluku pada beberapa hari ke depan.

"Gelombang mencapai empat meter berpeluang terjadi perairan kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) serta laut Aru dan laut Arafura," kata Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon George Mahubessy di Ambon, Kamis (1/10/205).

Kabupaten Kepulauan MTB secara geografis dekat dengan Timor Leste sedangkan Kepulauan Aru berbatasan Australia.

Sedangkan gelombang mencapai tiga meter berpeluang terjadi di laut Maluku, laut Banda, perairan pulau Wetar, perairan Kepulauan Sermata, pulau Leti, perairan Kepulauan Babar dan perairan kepulauan Kai.

"Jadi masyarakat pesisir di wilayah perbatasan hendaknya tidak memaksakan diri berlayar maupun mencari ikan hanya dengan mengandalkan armada tradisional karena rawan terjadi musibah laut," ujar George.

Dia mengakui, tingginya gelombang laut itu dipengaruhi hembusan angin kencang yang kecepatannya 25-30 kilometer perjam.

Karena itu, masyarakat pesisir hendaknya mematuhi peringatan dini yang telah diteruskan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sembilan kabupaten dan dua kota.

"Jangan memaksakan diri berlayar sekiranya kondisi cuaca ekstrim. Langkah ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah laut yang tidak diinginkan," tegas George.

Dia juga mengharapkan para Bupati dan Wali Kota agar mengimbau perusahan penyedia maupun pengguna jasa transportasi laut untuk memperhatikan perubahan cuaca secara ekstrim sehingga tidak memaksakan diri berlayar.

Dalam kondisi cuaca ekstrim, maka Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon berwenang tidak memberikan izin berlayar, bahkan sekiranya dipandang perlu aktivitas pelayaran untuk sementara ditutup sambil menunggu laporan perkembangan cuaca terbaru.

Para pengguna jasa transportasi juga hendaknya memaklumi bila terjadi penundaan dan keterlambatan jadwal keberangkatan pesawat atau kapal laut akibat faktor cuaca karena pertimbangan perlunya memprioritaskan keselamatan. (Ant/bm 01)
Bencana Alam 8706043677636013102

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang