Komisi V DPR RI Minta Pembangunan Fasilitas Pesparawi Dipercepat | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Komisi V DPR RI Minta Pembangunan Fasilitas Pesparawi Dipercepat

BERITA MALUKU. Komisi V DPR RI meminta pembangunan dan rehabilitasi sejumlah fasilitas pendukung Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XI Tingkat Nasional di Kota Ambon, Maluku, untuk dipercepat atau diselesaikan pada Oktober 2015.

"Kami sudah meninjau sejumlah fasilitas yang sedang dibangun maupun direhab untuk digunakan saat lomba Pesparawi tingkat Nasional Oktober mendatang. Karena itu semua pekerjaan harus rampung sebelum pelaksanaan ajang lomba banding nyanyi tersebut," kata Ketua Komisi V DPR-RI Fary Djemy Francis, di Ambon, Jumat kemarin.

Fary menyatakan komisi yang dipimpinnya memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan even nasional tersebut di Maluku, termasuk alokasi anggaran yang cukup untuk pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan.


Saat berkunjung ke Ambon, ia bersama rekan-rekannya juga menyempatkan diri meninjau dan melihat sejumlah infrastruktur yang akan digunakan penyelenggaraan Pesparawi, diantaranya gedung Kristiani Center, Taman Budaya dan Stadion Mandala Remaja yang akan digunakan pembukaan agenda keagamaan tersebut.

Pekerjaan berbagai fasilitas pendukung tersebut, saat ini memasuki tahapan perampungan, dan diharapkan dapat selesai tepat waktu dan dapat digunakan saat Pesparawi.

Pihaknya juga turut melihat pekerjaan beberapa ruas jalan diantaranya jalan masuk menuju Kristiani center di Tanah Lapang Kecil (Talake), sporthall, Karang Panjang, dengan menggunakan dana APBN tahun 2015 sebesar Rp11 miliar.

"Mudah-mudahan dananya mencukupi untuk penyelesaian semua pekerjaan ini, sehingga kegiatan keagamaan yang diikuti peserta dari 33 provinsi di Indonesia berjalan lancar dan aman, serta berdampak terhadap kepercayaan masyarakat terhadap kondisi keamanan di Maluku yang semakin membaik, sekaligus mendukung daerah ini sebagai laboratorium kerukunan umat beragama," katanya.

Politisi Partai Gerindra itu juga menegaskan bahwa pihaknya juga akan mendorong penanganan sejumlah masalah terkait persiapan penyelenggaraan Pesparawi, terutama menyangkut infrastruktur dan perhubungan, sehingga mendapatkan alokasi pendanaan dari APBN.

"Kami akan dorong pemerintah pusat untuk mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pesparawi agar berlangsung sukses, terutama alokasi anggaran untuk merehabailitasi sarana infrastruktur dan perhubungan yang dibutuhkan," katanya.

Terkait permintaan pembangunan talud penahan ombak pada pesisir pantai sekitar gedung Kristiani Center, politisi asal daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut menegaskan akan dibicarakan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, agar dialokasikan anggarannya.

"Secepatnya akan dibicarakan dengan Menteri PU Basuki Hadimoeljono, sehingga masalah ini dapat segera tertangani. Kami juga akan membicarakan perbaikan infrastruktur dan pelayanan di Bandara Internasional Pattimura Ambon dengan menteri Perhubungan Ignasius Jonan, agar dapat difungsikan optimal saat kedatangan peserta Pesparawi dari berbagai daerah ke Ambon, Oktober mendatang," katanya.

Gedung Kristiani Center dibangun sejak tahun 2014 dengan anggaran APBD sebesar Rp24 miliar, sedangkan rehabilitasi Baileo Oikumene menelan dana sebesar Rp2,32 miliar, gedung serbaguna Xaverius Rp903,8 juta, serta Stadion Mandala Remaja dan Taman Budaya masing-masing Rp1,8 miliar. (Ant/bm 01)  
Proyek 5582294925683769383

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang