Dari Bali, Lewerissa Bawa Pesona Maluku ke Panggung Wisata Dunia
BALI - BERITA MALUKU. Jauh di timur Indonesia, ada dunia yang dipahat oleh lautan. Ribuan pulau terhampar dengan gradasi warna biru tak terbatas, berpadu dengan lanskap tak tersentuh dan jejak panjang Kepulauan Rempah yang pernah mengubah jalan sejarah dunia.
Air lautnya yang jernih, bentang alamnya yang murni, serta ritme kehidupan masyarakatnya menyajikan surga keindahan yang tak tertandingi.
Maluku bukan sekadar destinasi; ia adalah tanah cerita dan kehangatan tradisi yang menanti untuk ditemukan. Namun, pesona Kepulauan Rempah kini tak lagi hanya berbisik dari kejauhan. Menyadari bahwa keindahan Maluku terlalu berharga untuk disimpan sendiri, Pemerintah Provinsi Maluku mengambil langkah menerobos batas, menjemput bola ke pintu gerbang pariwisata terbesar di Nusantara, Pulau Dewata, Bali.
Menjemput Peluang di Gerbang Internasional
Setiap tahun, Bali menyambut jutaan wisatawan dari berbagai belahan dunia. Lanskapnya yang megah, kebudayaannya yang dinamis, serta tradisi abadi menjadikan Bali sebagai hub alami yang menghubungkan Indonesia dengan panggung global. Di antara riuh perjalanan para turis mancanegara di Bali, Pemprov Maluku melihat sebuah kesempatan emas. Terkadang, hanya butuh satu pemicu rasa penasaran untuk menerbangkan seorang pelancong menuju destinasi baru.
Tanpa menunggu proses administratif formal, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa turun langsung menyusuri sudut-sudut Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.
Di tengah kesibukan area kedatangan internasional, Gubernur berinteraksi hangat dengan wisatawan asing, membagikan keajaiban Maluku secara langsung, dan mengundang mereka untuk melangkah lebih jauh ke timur."Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi.
"Di Bandara Ngurah Rai, CEO Bank Mandiri Wilayah XI (Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur) Alexander Yakob Patty dan Kakanwil Imigrasi Bali, Sunaryo telah mempromosikan potensi wisata Maluku," ujar Gubernur, Minggu (1/11/2036)
"Ini adalah langkah yang sangat membantu kami meningkatkan sektor pariwisata di Maluku. Terima kasih, jang lupa berkunjung ke Maluku!,"ucap Gubernur.
Dukungan Penuh dan Karpet Merah Promosi Digital
Aksi jemput bola ini mendapat respons positif dari pihak bank dan instansi vertikal di Bali. Bank Mandiri Wilayah XI (Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur), melalui kerjasama dengan memberikan fasilitasi promosi secara bebas biaya (free).
Pemprov Maluku diberikan ruang untuk memanfaatkan seluruh jaringan media digital, platform elektronik, konter informasi, hingga area money changer milik Bank Mandiri di area Bandara Ngurah Rai dan sekitarnya.
Potensi pariwisata unggulan dari 11 kabupaten/kota di Maluku kini menyapa mata ribuan penumpang internasional setiap harinya.Kehadiran Regional CEO Bank Mandiri Wilayah XI (Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur), Alexander Yakob Patty, bersama Pimpinan Imigrasi Bali saat pendampingan di lapangan, mempertegas dukungan penuh lembaga BUMN dan instansi terkait terhadap langkah Pemprov Maluku.
Embrio Model Baru Promosi Pariwisata
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Melkias Lohy, menegaskan bahwa aksi gerak cepat ini lahir murni dari ide dan inisiatif Gubernur dalam memanfaatkan jejaring yang dimiliki.
"Ini adalah embrio dan model promosi baru. Beliau sebagai Gubernur turun langsung melakukan promosi demi membangun pariwisata Maluku. Ini momen luar biasa dari Bank Mandiri yang memberikan kesempatan bagi Pemda Maluku untuk promosi sebesar-besarnya," tutur Lohy.
Langkah inovatif memanfaatkan fasilitasi BUMN di pusat transit utama ini diharapkan dapat menjadi contoh (benchmark) bagi pemerintah daerah lain di Indonesia. Dari jantung Bali, keajaiban Maluku kini siap memikat mata dunia.
