Keberangkatan Tim Sepak Bola U-12 Maluku ke Balikpapaan Terancam Batal | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Keberangkatan Tim Sepak Bola U-12 Maluku ke Balikpapaan Terancam Batal

BERITA MALUKU. Keberangkatan tim sepak bola U-12 Provinsi Maluku, asal Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), terancam batal, pasalnya tim dari bumi Kalwedo ini masih terkendala dana untuk berkompetisi berjenjang piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) 2018 yang akan dimulai dari tanggal 28 Agustus di Balikpapan.

Tim sepak bola asal Kabupaten MBD ini merupakan juara I kompetisi berjenjang piala Menteri Menpora 2018, liga pelajar U-12 se-provinsi Maluku yang sudah berlangsung dari tanggal 10 hingga 15 Agustus di kota Ambon.

Kepada wartawan di Ambon, Kamis (23/8/2018) pelatih U-12, As Kaay, mengatakan ada 25 orang yang akan berangkat ke Balikpapan, diantaranya pemain 15 orang dan sisanya merupakan official dan pelatih. Namun sayangnya, keberangkatan masih terkendala dana.

"Memang kita sudah menyiapkan dana untuk berangkat ke Balikpapan, namun belum cukup. Untuk itu, kami meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku, untuk membantu mengatasi hal ini, biar sedikit, yang penting kita bisa membawa nama Maluku ke tingkat nasional dari cabang olahraga bola kaki," ujarnya.

Dijelaskan, pihaknya juga sudah membicarakan hal ini dengan DPRD Provinsi Maluku namun diarahkan ke Pemerintah Provinsi Maluku, namun sampai saat ini belum ada kejelasan pasti.

"Kami sudah bicarakan dengan Wakil Gubernur Zeth Sahuburua, beliau mengarahkan ke Gubernur Said Assagaff, namun Gubernur kembali mengarahkan ke Seketaris Daerah, Hamin Bin Thahir, beliau janji hari ini, namun nyatanya sampai saat ini belum masuk kantor," ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap agar adanya perhatian dari Pemerintah Provinsi Maluku, untuk mebantu membiayai keberangkatan tim sepak bola U-12 ke Balikpapan.

"Jadwalnya kita berangkat ke Balikpapan tanggal 26 Agustus dan pada tanggal 28 sudah dimulai screaming langsung dengan pertandingan," ucapnya.

Saat ini, kata As, seluruh pemain dan official lagi menginap di rumah warga keluarga Nus Sapteno di desa Passo, Ambon.

"Di sana setiap hari mereka berlatih dengan perlengkapan seadanya, begitu juga makanannya juga seadanya berupa supermi. Hanya satu komitmen dari anak-anak kita, yaitu menang dan mengharumkan nama Maluku ditingkat nasional," pungkasnya.
Reactions: 
Olahraga 6351212734440060773

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang