Nuansa Daerah Maluku Warnai Perayaan Natal Sektor 3 Jemaat GPM Silo | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Nuansa Daerah Maluku Warnai Perayaan Natal Sektor 3 Jemaat GPM Silo

Pdt. Alfons: Kita Tidak Sendiri, Karena Allah Beserta Kita

BERITA MALUKU. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Natal Sektor 3 Jemaat GPM Silo yang dirayakan secara sederhana di Amaris Hotel, Jalan Diponegoro, Ambon, boleh dibilang unik, karena menampilkan nuansa ke-Maluku-an.

Perayaan Natal pada Kamis malam (14/12/2017) itu, diawali dengan tari dan gerak, yakni tarian lenso dan tarian Natal khas Ambon, berceriterakan tentang kelahiran Yesus, yang dibawakan anak-anak Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI), dan sempat juga menjadi perhatian serius, terutama bagi anak-anak yang hadir.

Ketua Panitia Perayaan Natal Sektor 3 Jemaat GPM Silo, Vally Leatemia kepada media ini mengakui, pihaknya sudah merencanakan untuk menampilkan nuansa kedaerahan yang disesuaikan dengan tema Natal tahun 2017 ini, yakni "Immanuel": Allah Beserta Kita.

"Kita sudah rencanakan perayaan Natal kali ini berbeda dari perayaan Natal sebelumnya. Jadi dengan nuansa daerah ini, tentunya kita berharap, selalu ada penyertaan Allah bagi kita di Maluku," ungkapnya.

Natal yang dihadiri ratusan jemaat itu juga mendapat siraman rohani melalui khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Ny. M. Elvin Alfons/I, sesuai Pembacaan firman yang terambil dari kitab Perjanjian Lama (PL) Yesaya 7: 10-17, dengan perikop "Pemberitaan Mengenai Imanuel."

Dengan firman itu, Alfons meminta agar umatnya tidak terpaut pada peristiwa yang telah terjadi atau peristiwa kelahiran Yesus.

"Jadi Natal bukan sesungguhnya untuk peristiwa yang telah terjadi atau pernah terjadi, tetapi justru memberikan sebuah pemaknaan tersendiri untuk semua kita sebagai orang percaya tentang akan adanya lagi sebuah peristiwa baru kedepan, yaitu kedatangan Kristus untuk kali kedua, sehingga kita tidak terpaut pada peristiwa yang telah terjadi, tetapi kita berada pada sebuah pengharapan akan adanya sebuah peristiwa kedepan," pintanya.

Menurut Alfons, tema Natal kali ini lah yang telah menolong kita dan turut membantu kita untuk memaknai perayaan natal Kristus, agar bagaimana dapat kita menghayatinya dalam kehidupan menantikan kedatangan-Nya pada kali yang kedua.

"Sebab kita tidak terfokus pada peristiwa yang terjadi, tetapi bagaimana kita berada pada sebuah pengharapan dan penantian pada peristiwa kedepan yang akan terjadi," jelasnya.

Alfons mengatakan, Imanuel: Allah Beserta Kita, itu berarti kita tidak sendiri. Kita bukan orang yang hidup dalam kekosongan dan kehampaan.

"Allah beserta kita itu mengartikan Allah berpengaruh, Allah yang aktif berkarya, sebab Ia tidak pasif menyertai, tetapi secara aktif menyertai. Karena itu orang yang sungguh-sungguh meyakini Allah beserta kita adalah orang yang sadar dan percaya bahwa hidupnya tidak ada dalam kesepian," ungkap Alfons.

Perayaan Natal Sektor 3 Jemaat GPM Silo, juga turut dihadiri Kasrem 151/Binaiya, Letkol Inf. Christian Pieter Sipahelut.

Sipahelut dalam kesan pesan Natal, mewakili orang tua di Jemaat itu mengatakan, bahwa hubungan basudara senantiasa dijaga satu dengan yang lain.

"Hubungan basudara selaku orang beriman sangat penting untuk dijaga, yakni saling menolong, saling menjaga dan saling mengasihi. Kalau hidup mewah tapi tidak saling menolong, yah percuma saja, karena semua perbuatan kita akan dipertanggunjawabkan kepada Tuhan," ingat Sipahelut.

Dirinya minta, sebagai orang beriman dapat menjaga kebersamaan dalam mengakhiri tahun 2017.

"Jangan hura-hura sampi lupa diri, dalam artian menghambur-hamburkan uang, dan mabuk-mabukan. Itu tidak ada guna. Karena itu mari kita melihat apa yang kita buat, sehingga kalau merasa masih kurang, kita renungkan sehingga di tahun depan apa yang masih kurang kita rubah," pintanya.

Dirinya mengingatkan, agar orang tua dapat menjaga generasi muda agar dalam merayakan Natal dan Tahun baru nanti dapat bersukacita dengan doa maupun dengan silaturahmi.

Dalam perayaan Natal Sektor 3 Jemaat GPM Silo, juga diberikan bingkisan Natal kepada 30 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Lidia, Soaema, dan bingkisan Natal kepada 15 keluarga, antara lain janda, duda serta lanjut usia (lansia).
Natal 4118127145960968322

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang