Dishub Maluku Kerahkan Seluruh Armada Tangani Arus Mudik | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Dishub Maluku Kerahkan Seluruh Armada Tangani Arus Mudik

BERITA MALUKU. Dinas Perhubungan (Dishub) Maluku mengerahkan seluruh armada, baik darat, laut maupun udara yang ada untuk melayani arus mudik penumpang menjelang perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Seluruh armada yang ada disiagakan untuk mengangkut penumpang yang akan mudik untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarganya di kampung halaman, baik melalui jalur darat, laut maupun udara," kata Kadis Perhubungan Maluku, Frans J. Papilaya, di Ambon, Kamis (22/6/2017).

Menurutnya, armada yang disiapkan dan disiagakan tersebut untuk melayani masyarakat yang akan mudik maupun kembali dari kampung halaman seusai merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Frans mengatakan, transportasi darat yang telah disiapkan sebanyak 998 unit mobil angkutan kota dalam provinsi (AKDP) untuk melayani 53 trayek di 11 kabupaten/ kota di Maluku.

Angkutan kota yang disiagakan dan beroperasi sebanyak 1.672 unit untuk melayani 65 trayek, di samping tersedia 21 bus milik Perum Damri yang melayani penumpang di kota maupun Pulau Ambon, sedangkan 13 unit bus lainnya beroperasi di jalur lintas Pulau Seram.

"Kami juga menyiagakan lima unit bus cadangan yang siap dioperasikan sewaktu-waktu jika terjadi lonjakan penumpang yang akan mudik maupun saat arus balik," ujarnya.

Selain itu, tiga unit bus untuk melayani angkutan penumpang dari pusat kota Ambon menuju bandara internasional Pattimura di Laha, dan enam unit lainnya dioperasikan Perum Damri Cabang Namlea, kabupaten Buru untuk melayani jalur perintis di daerah tersebut.

Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya mengoperasikan 15 unit bus untuk melayani tiga koridor di Pulau Ambon.

Sedangkan angkutan penyeberangan tercatat sebanyak 23 unit kapal feri yang beroperasi dengan melayani arus penumpang, barang maupun kendaraan bermotor menyinggahi 28 dermaga.

Puluhan kapal feri tersebut, akan beroperasi pada 61 rute perintis dan dua jalur komersial, di mana 43 jalur perintis menghubungkan kabupaten - kota di Maluku, 13 lintasan perintis antar kabupaten, dua lintasan komersil antarkabupaten - kota serta lima lintasan perintis antarprovinsi.

Angkutan kapal laut yang beroperasi diantaranya tujuh unit kapal milik PT. Pelni untuk mengangkut penumpang dari pelabuhan Yos Sudarso Ambon ke sejumlah kabupaten di Maluku maupun provinsi lainnya dengan jadwal operasi H-15 hingga H + 10.

"Khusus kapal Pelni sesuai ketentuan yang dikeluarkan, maka akan diberikan dispensasi kenaikan penumpang rata-rata sebesar 60 persen dan disesuaikan dengan alat keselamatan yang tersedia di masing-masingarmada," kata Frans.

Selain itu, terdapat 18 unit kapal yang melayari 18 rute trayek perintis serta ratusan armada pelayaran rakyat seperti speed boat serta kapal berukuran 7-15 GT dan 15-45 GT yang berpangkalan di desa Tulehu (Pulau Ambon), Amahai (Maluku Tengah) serta di pelabuhan Slamet Riyadi.

"Khusus jalur penerbangan ditangani langsung oleh PT. Angkasa Pura dan dikoordinasikan dengan manajemen masing-masing penerbangan, di mana jika terjadi lonjakan penumpang akan dilakukan penerbangan tambahan, baik untuk rute ke kabupaten - kota di Maluku maupun ke provinsi lain," tegas Frans.
Ramadhan 6410042954301198147

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang