Hasil Sensus Ekonomi Maluku Meningkat 67,34 Persen | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Hasil Sensus Ekonomi Maluku Meningkat 67,34 Persen

BERITA MALUKU. BPS Maluku menyatakan hasil Sensus Ekonomi (SE) 2016 di daerah ini tercatat 149.819 usaha/ perusahaan non pertanian yang dikelompokan dalam 15 katagori lapangan usaha sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) 2015, meningkat 67,34 persen dibanding dengan SE 2006 berjumlah 89.528 usaha/perusahaan.

"Bila dibedakan menurut skala usaha 148.023 usaha/perusahaan (98,94 persen) berskala Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 159 usaha/perusahaan (1,06 persen) berskala Usaha Menengah Besar (UMB)," kata Kepala BPS Maluku, Dumangar Hutauruk saat launching hasil pendaftaran usaha/perusahaan SE 2016 di Ambon, Rabu (24/5/2017).

Dia mengatakan, hasil pendaftaran SE 2016 menunjukan bahwa jumlah usaha/perusahaan menurut lapangan usaha didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebanyak 62.460 usaha/perusahaan atau 41,69 persen dari seluruh usaha/perusahaan non pertanian yang ada di Maluku.

Sedangkan, jumlah tenaga kerja menurut lapangan usaha, sejalan dengan jumlah usaha/perusahaan yaitu didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebanyak 105.940 tenaga kerja atau 31,97 persen dari tenaga kerja non pertanian yang ada di Maluku.

"Sebaran jumlah usaha/perusahaan antara kabupaten/kota secara umum menunjukan bahwa sebanyak 37.930 usaha/perusahaan berada di Kabupaten Maluku Tengah atau 25,32 persen terhadap jumlah usaha/perusahaan non pertanian di Maluku," ujar Dumangar.

Hasil pendaftaran SE 2016 Provinsi Maluku, lanjutnya, dapat dirinci berdasarkan lokasi usaha menurut lapangan usahanya.

Dia mengatakan, jumlah usaha yang berada pada lokasi khusus tempat usaha sebanyak 35.930 usaha/perusahaan. Sedangkan, 113,890 usaha/perusahaan mengembangkan usahanya tidak pada bangunan khusus tempat usaha.

Usaha semacam ini antara lain di dalam rumah tinggal, bangunan campuran, kaki lima maupun keliling.

Lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebagai katagori usaha terbesar terdapat 21.300 usaha/perusahaan yang berada pada bangunan khusus tempat usaha atau 34,10 persen dari total usaha pada lapangan usaha tersebut.

Sedangkan, Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua mengapresiasi launching hasil pendaftaran usaha/perusahaan SE 2016 oleh Pimpinan BPS Provinsi Maluku bersama jajarannya yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Sesuai UU No.16 tahun 1997 tentang statistik, maka BPS berkewajiban melaksanakan SE dalam kurung waktu 10 tahun satu kali ," ujarnya.

Wagub mengatakan, SE 2016 adalah kegiatan keempat yang merupakan pendataan lengkap atas seluruh unit usaha dan perusahaan yang berada dalam wilayah Republik Indonesia.

Karena itu patut diapresiasi kinerja BPS Maluku yang telah melaksanakannya, sebab sensus 2016 ini dengan tujuan yang utama menyajikan data-data untuk usaha dan perusahaan, aktifitas usaha diluar usaha pertanian, serta memperoleh populasi dari unit usaha dan menengah maupun mikro.

"Hasil SE yang dilaksanakan BPS dari 1-31 Mei 2016 untuk mencatat usaha ekonomi dan aktifitas masyarakat. Data yang dikumpulkan melalui SE itu tentunya bermanfaat untuk mengetahui gambaran struktur ekonomi, baik menurut usaha, lapangan usaha maupun skala besar di Provinsi Maluku," tandas Wagub.
Ekonomi 6664877721100818989

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# BERITA RAMADHAN

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang