Akibat Bentrok, Lantamal IX Evakuasi Warga Batu Koneng | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Akibat Bentrok, Lantamal IX Evakuasi Warga Batu Koneng

BERITA MALUKU. Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX mengevakuasi 60 warga Dusun Batu Koneng, Kecamatan Teluk Ambon, ke markas komando (mako) mereka, akibat bentrok antar warga yang terjadi pada Sabtu (6/5).

Evakuasi 60 warga yang terdiri dari 53 orang dewasa dan anak-anak, serta tujuh balita ke Mako Lantamal IX, dilakukan sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIT.

Sebagian besar warga yang diungsikan merupakan warga Desa Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah yang berdomisili di Dusun Batu Koneng.

Upaya mengungsikan warga dilakukan melalui jalur darat dan laut dengan pengawalan personel Lantamal IX bersenjata lengkap.

Evakuasi warga melalui jalur darat menggunakan satu truk TNI AL untuk mengangkut 11 warga Batu Koneng yang sebelumnya mengungsi ke Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Sedangkan jalur laut menggunakan Sea Reader di pelabuhan Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, untuk mengangkut 49 warga lainnya menuju Dermaga Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal IX.

Para pengungsi tersebut kemudian ditempatkan di Marshailling Area Lantamal IX.

Di tempat pengungsian, setelah didata, 60 warga tersebut kemudian diberikan pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Lantamal IX dan fasilitas lainnya.

Mereka juga mendapatkan bantuan logistik, termasuk dua tenda utama, satu tenda kesehatan, matras dan selimut dari Dinas Sosial Provinsi Maluku.

Dalam kesempatan itu, Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono menekankan kepada seluruh jajarannya untuk bersikap nasionalis dan tidak membeda-bedakan warga berdasarkan suku dan agama.

"Tidak ada perbedaan agama maupun suku. Berikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengungsi," katanya.

Sebelumnya pada Sabtu, sekitar pukul 16.00 WIT terjadi bentrok antar warga Desa Kailolo yang berkediaman di Dusun Batu Koneng dengan warga Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Bentrok yang mempersoalkan masalah kepemilikan tanah tersebut merupakan rentetan dari sengketa yang terjadi pada 11 April 2017, dan telah merenggut seorang korban jiwa dari Desa Kailolo.
TNI-Polri 5032946520621937778

Posting Komentar

  1. Ini berita sepertinya kurang nyambung dari atas sampe di bawah... bisa diperjelas alasan evakuasi warga??

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# BERITA RAMADHAN

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang