Menhan: Rasa Bela Negara Bangsa Indondesia Belum Terlalu Tinggi | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Menhan: Rasa Bela Negara Bangsa Indondesia Belum Terlalu Tinggi

BERITA MALUKU. Menteri Pertahanan RI, Ryamziard Ryacudu mengungkapkan, rasa bela negara bangsa yang ada di dalam seluruh elemen masyarakat Indonesia belum terlalu tinggi.

“Saya rasa bela negara bangsa Indonesia belum terlalu tinggi,” kata Menhan usai memberikan kuliah umum di Universitas Pattimura (Unpatti), Ambon, Senin (19/9/2016).

Menurutnya, bela negara tidak hanya identik dengan perang, melainkan orang-orang yang betul mecintai dan melakukan apa saja demi Indonesia.

"Contohnya, guru, dokter yang ditempatkan di daerah Terpencil, Tertinggal dan Terdepan (3T) tidak menerima gaji selama berbulan-bulan, tapi tetap menjalankan tugas, itu merupakan bagian dari bela negara," katanya.

Dikatakan, Bela negara berarti dia ingin mengorbankan dirinya untuk bangsa dan negara lewat tugas yang diemban sesuai kemampuan yang dimilikinya.

Kata Menhan, jika bela negara dan wawasan kebangsaan ditanamkan dalam jati diri masing-masing setiap orang, maka tidak ada satupun bangsa yang bisa mengalahkan Indonesia.

Dirinya malah mencotohkan, tidak ada satupun negara di dunia ini yang bisa mengalahkan bangsa Israel. Hal tersebut dikarenakan seluruh elemen masyarakat Israel bersatu, dan yang paling penting mencintai bangsanya dengan sepenuh hati dan mampu mengorbankan jiwanya untuk negara.

“Oleh karena itu, kita harus menjunjung tinggi aktualisasi nilai-nilai luhur bela negara. Nilai nilai, cinta tanah air, berbangsa dan bernegara setia pada Pancasila sebagai idieologi negara. Rela berkorban untuk bangsa dan negara harus ditanamkan dalam jati diri masing-masing orang. Jika hal ini dilaksanakan maka kita akan menjadi negara yang maju dan dan bersaing dengan negara-negara besar lainnya,” cetusnya.

Untuk itu, Presiden RI Joko Widodo telah melaksanakan program bela negara yang dilaksanakan merupakan bentuk revoluasi mental dalam memaknai dinamika ancaman sekaligus mewujudkan ketahanan nasional. Yang dimulai dari kesadaran setiap warga negara yang diaktualisasikan dalam peran setiap keluarga, merupakan power dan memberikan efek bagi bangsa dan negara, dalam hal menjaga kadualatan negara.

Ryacudu meminta kepada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku untuk dapat menyampaikan hal ini kepada Bupati/Wali kota untuk diteruskan sampai ke tingkat RT/RW.

“Jika bela negara ada di dalam jati diri kita, maka kita akan menjadi negara yang maju,” pungkasnya.
Aneka 3711283270798155111

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang