Mendagri Setujui Ujir Halid Jadi Penjabat Bupati SBB | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Mendagri Setujui Ujir Halid Jadi Penjabat Bupati SBB

Ujir Halid
BERITA MALUKU. Mendagri, Tjahjo Kumolo menyetujui Asisten Kesejahteraan Sosial Setda Maluku menjadi Penjabat Bupati Seram Bagian Barat (SBB).

"Jadi Gubernur Maluku, Said Assagaff atas nama wakil pemerintah pusat di daerah akan melantik Ujir di Ambon pada 13 September 2016," kata Sekda Maluku, Hamin Bin Thahir, dikonfirmasi, Kamis (8/9/2016).

Sebelumnya Gubernur mengusulkan Ujir bersama Kadis Dikbud Maluku, Mohammad Saleh Thio dan staf ahli Gubernur bidang politik, Roy Halattu yang telah dilantik menjadi Kadis Konimfo di Ambon pada 18 Agustus 2016.

"Jadi kebijakan Gubernur dan Wagub, Zeth Sahubrua yang memerlukan penerapan paradigma baru pemerintahan yang dinamis dan berkapasitas terealisasi, menyusul mempromosikan penjabat lain dari Asisten Pemerintahan, Kepala Badan Kesbangpol maupun Kepala Badan Inspektorat," ujar Sekda.

Dia merujuk Kepala Biro (Karo) Hukum Setda Maluku, Hendrik Morton Far - Far menjadi Penjabat Bupati Seram Bagian Timur(SBT) yang dilantiknya pada 17 Oktober 2015 berdasarkan SK Mendagri Tjahjo Kumolo No. 131.81-4979 tertanggal 27 Agustus 2015.

Pemberhentian Hendrik seiring pelantikan Bupati - Wakil Bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas dan Fachri Husni Alkatiri pada 17 Febfruari 2016.

Begitu pula, Kadis Perindag Maluku, Frans Johanis Papilaya yang dipercayakanMendagri menjadi Penjabat Wali Kota Ambon seiring berakhirnya masa jabatan periode pertama Wali Kota, Richard Louhenapessy dan Wakil Wali Kota, M.A.S yang biasnaya disapa Sam Latuconsina pada 4 Agustus 2016.

Ujir nantinya menggantikan Bupati SBB, Jakobus Puttileihat yang berakhir masa jabatan periode kedua pada 13 September 2016 bersama Wakil Bupati, Mohammad Husni sedang berproses untuk mengikuti Pilkada serentak kelompok kedua pada 15 Februari 2017.

Sekda memastikan, pejabat di jajaran Pemprov Maluku yang berperilaku jujur, menaati peraturan dan berdedikasi tinggi berpeluang menjadi Penjabat Bupati maupun Wali Kota seiring Pilkada serentak kelompok kedua diselenggarakan di lima daera.

Kabupaten lainnya yang menyelenggarakan Pilklada pada 15 Februari adalah Buru, Maluku Tengah dan Maluku Tenggara Barat (MTB).

Di Maluku tercatat Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal dan Wakil Bupati, Marlattu Leleurry masa jabatannya berakhir pada 8 September 2017 serta Bupati Maluku Tenggara Barat, Bitzael Temmar dan Wakil Bupati, Paulus Werembinan (16 April 2017).

Sedangkan, kabupaten Buru masa jabatan Bupati, Ramly Umasugi dan Wakil Bupati, Juhana Soedradjat berakhir pada 2 Febuari 2017.

Pilkada serentak kelompok pertama di Maluku pada 9 Desember 2015 meliputi kabupaten Kepulauan Aru, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), kabupaten Buru Selatan dan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Sedangkan, Pilkada serentak kelompok ketiga dijadwalkan Juni 2018 yakni Bupati Maluku Tenggara dan Wali Kota Tual yang masa jabatan masing - masing berakhir pada 31 Oktober 2018 serta Pilkada Maluku dengan Gubernur, Said Assagaff dan Wagub, Zeth Sahuburua berakhir pada 10 Maret 2019.
Pilkada Maluku 7272560584030390608

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang