Atlit Maluku Harus Punya Semangat Kemalukuan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Atlit Maluku Harus Punya Semangat Kemalukuan

Semmy Huwae
BERITA MALUKU. Kepala Dinas Pemuda dan Oalah Raga, Provinsi Maluk, Drs Semy Huwae, MH mengharapkan kepada para atlet di Maluku untuk menunjukkan semangat dan rasa cinta kepada Maluku dalam memperjuangkan nama daerah ini di berbagai iven, baik regiaonal, nasional dan internasional.

Sebab, walaupun ada dana dan fasilitas, tetapi jika tidak ada semangat untuk membawa nama Maluku, maka percuma saja.

“Kami inginkan para atlet Maluku sekarang ini harus mencontohi para atlet Maluku beberapa dekade lalu, dimana dengan anggaran yang terbatas tetapi karena semangat yang begitu tinggi mereka bisa membawa nama harum daerah ini untuk beberapa ivent nasional maupun internasional. Jadi semangat untuk membawa nama baik daerah itu harus tinggi. Semua yang atlet butuhkan, kami sudah siap, walau diakui bahwa kita punya keterbatasan dana,” harap Huwae.

Huwae juga berharap, mental atlet itu harus kuat untuk menghadapi berbagai tantangan, jangan karena merasa kurang diperhatikan lalu hengkang ke daerah lain.

"Makanya, tadi saya bilang, mental dan semangat juang para atlet itu sangat penting, sebab kita lihat beberapa atlet yang karena semangat kedaerahan itu kurang dan mentalnya tidak siap maka mereka lari ke daerah lain. Ini yang tidak bagus! Ngapain daerah sudah bina dengan baik, lalu cuma ada hal-hal kecil saja lantas hengkang ke daerah lain, ini khan atlet Maluku yang kurang peduli, tidak cinta daerah,” katanya.

Seperti beberapa waktu lalu, ada sejumlah atlet akhirnya hengkang ke beberapa daerah seperti Jawa Barat, DKI dan beberapa daerah lain dengan alasan mereka kurang diperhatikan di daerah ini.

Namun diharapkan dengan adanya Dinas Pemuda dan Olah Raga yang terpisah dari Dinas pendidikan dan kebudayaan, maka perhatian penuh akan diberikan oleh Dinas baru ini, sehingga mereka para atlet tidak lagi dengan mudah dibeli oleh daerah lain.

Menyinggung soal keluhan sejumlah atlet daerah lantaran masa depan mereka tidak diperhatikan, seperti direkrut menjadi PNS atau bekerja di perusahaan swasta, Huwae mengatakan, hal itu akan disesuaikan, karena perlu melihat latar belakang pendidikan mereka, apakah bisa ada penyesuaian atau tidak.

"Misalnya atlet yang hanya memiliki ijasa SMA atau SMP, itu juga masalah karena akan ada kompetisi dengan calon PNS yang S1 maupun S2. Jadi hal itu perlu disesuaikan,” jelas Huwae.
   
Seperti diketahui, selama ini keluhan para atlit lebih banyak kepada KONI Maluku.

Mereka menilai KONI kurang terbuka dengan anggaran olah raga yang ada, sehingga banyak kesejahteraan atlit tidak diperhatikan menyebabkan mereka memilih pindah ke daerah lain dibanding bertahan di Maluku.

Salah satu penyakit besar untuk dunia atlit di Maluku ialah masalah kesejahteraan. Terkadang mereka dijanjikan akan diberikan ini-itu jika mendapat prestasi tetapi semuanya tinggal janji.

Kondisi inilah yang memicu para atlit berpikir persetan mengabdi untuk daerah tetapi tidak dihargai, lebih baik pindah dan mengabdi untuk daerah lain yang memperhatikan kesejahteraan dan masa depan mereka. (**)
Olahraga 3934877452543205389

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang