Permintaan Elpiji di Kota Ambon Terus Meningkat | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Permintaan Elpiji di Kota Ambon Terus Meningkat

BERITA MALUKU. Permintaan gas elpiji di Kota Ambon, Provinsi Maluku selama bulan ramadan terus mengalami peningkatan hingga mencapai 10 persen dari yang biasanya.

"Selama bulan Ramadan ada peningkatan, namun karena stok cukup banyak semuanya terlayani dengan baik," kata Direktur PT Pemantik Sumber Pratama, Andre Talahatu di Ambon, Jumat (17/6/2016).

Ia menjelaskan, selama ini perusahaan yang dipimpinnya bukan saja melayani permintaan konsumen yang ada di Kota Ambon tetapi juga ke Pulau Buru terutama ukuran 50 Kg.

"Hanya saja proses pengiriman ke Pulau Buru tidak menentu sebab tergantung kapal yang melayari lintasan tersebut," katanya.

Biasanya kami melakukan pengiriman ke Pulau Buru itu dua minggu sekali ada juga sampai satu bulan baru dikirim kesana sebanyak 100 tabung untuk 12 Kg dan 50 Kg sekali kirim.

"Karena itu masyarakat konsumen yang selama ini menggunakan gas elpiji baik di Kota Ambon maupun di Pulau Buru yang takut kalau akan terjadi kelangkaan gas elpiji sebab stok saat ini di PT Pemantik Sumber Pratama di jalan Suabali, kawasan pohon pule cukup banyak yakni 1.400 tabung baik ukuran 12 Kg maupun 50 Kg.

Hari ini juga ada pembongkaran di kapal yang baru tiba dari Surabaya, lanjutnya, jadi persediaan hingga datangnya perayaan idul fitri cukup banyak.

PT Pemantik Sumber Pratama adalah salah satu dari dua agen penyalur gas Elpiji di Kota Ambon yang melayani permintaan hingga ke dua kabupaten yang ada di Pulau Buru.

"Karena itu persediaan selalu cukup dan permintaan selalu terlayani,apalagi setiap minggu ada pengiriman dari Surabaya berkisar antara 800 hingga 1.000 tabung, memang berdasarkan pangalaman pada saat terjadi perubahan harga naik beberapa waktu lalu tidak terjadi penurunan permintaan dari konsumen yang signifikan, baik masyarakat maupun perhotelan dan restoran," ujarnya.

Terjadi penurunan permintaan kebanyakan dari rumah tangga saja, lanjutnya, tetapi kalau restoran dan perhotelan tidak.

Disinggung soal harga yang sekarang ini dipatok untuk masyarakat yang membeli, Andre mengatakan, Rp201.000/tabung (ukuran 12 kg) dan Rp950.000/tabung (ukuran 50 kg).
Ekonomi 795185375233892123

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang