Warga Kecamatan Seram Barat Keluhkan Kekurangan Pasokan Jatah Raskin | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Warga Kecamatan Seram Barat Keluhkan Kekurangan Pasokan Jatah Raskin

BERITA MALUKU. Sejumlah warga miskin di Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) akhir-akhir ini mengeluh soal jumlah pasokan raskin yang masuk ke wilayahnya.

Keluhan ini bukan tanpa dasar, sebab setiap kuartal dalam setahun biasanya tiap desa maupun dusun di kecamatan tersebut memperoleh jatah tiga hingga empat ton raskin, namun sesuai realita yang didapat, jumlah jatah raskin warga kurang mampu di dusun maupun di desa-desa setempat terpangkas hingga 50 persen. Hal ini yang menimbulkan pertanyaan warga setempat.

“Contohnya jatah raskin untuk Dusun Kawa, Dusun Kotani dan Dusun Jaya, tiap kuartal diterima tiga ton tapi kuartal satu dalam tahun ini hanya diterima jatah satu ton raskin. Tentunya jatah raskin ini masih kurang,” ujar NN, salah satu warga kecamatan Seram Bagian Barat kepada Berita Maluku Online di Piru, Jumat (13/5/2016).

Menurut sumber tersebut, sebelumnya jatah raskin untuk tiap dusun dan desa yang ada di Kecamatan Seram Barat diterima sesuai jumlah warga miskin setempat. Apalagi jumlah itu sesuai dengan data warga miskin dari Dinas Sosial Kabupaten SBB agar berhak menerima bantuan pemerintah tersebut. Sayangnya diduga bantuan raskin ini dikebiri oknum-oknum tertentu sehingga menimbulkan kecaman warga.

“Biasanya tiap kuartal saat pembagian raskin untuk dusun dan desa di Kecamatan Seram Barat selalu  mencukupi dan tak ada kekurangan apapun, namun kuartal pertama tahun 2016 jumlah jatah raskin berkurang. Maka ini patut dipertanyakan,” ujarnya.

Pejabat Kantor Kecamatan Seram Barat, Roni Salenussa yang dikonfirmasi terkait kekurangan jumlah jatah raskin tersebut, mengaku kalau pembagian jatah raskin di tiap desa ataupun dusun tidak ada yang salah sebab semuanya sudah sesuai atauran dan mekanisme. Sehinga, bilamana ada warga miskin di desa ataupun dusun tak mengantongi kartu miskin, tak berhak mendapatkan raskin.

Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, terdapat banyak warga ekonomi kurang mampu di kecamatan ini, sehingga tahun lalu – walaupun tak mengantongi kartu miskin, mereka masih mendapatkan raskin yang didistribusikan dari pihak dusun ataupun desa sebab nama mereka tercantum sebagai warga kurang mampu.

Kendati begitu, ketika Salenussa menjadi pejabat di wilayah kecamatan ini, warga miskin yang tak punya kartu miskin tak lagi diperkenankan menerima raskin, itu sebabnya jumlah jatah raskin sebelumnya dipangkas hingga setengah persen dengan dalih tersebut.

Hal ini yang menjadi kekesalan warga. Sehingga belum lama ini distribusi raskin belum dibagikan kepada warga kurang mampu di sejumlah dusun dan desa, sebab ditakutkan memicu kemarahan warga sehingga timbul percekcokan baru terutama bagi warga yang mengantongi kartu miskin tetapi tidak mendapatkan jatah raskin.

“Untuk itu kita berharap pihak kecamatan bisa menyikapi hal ini dengan bijak dan berharap jumlah jatah raskin untuk kecamatan Seram Bagian Barat ditambah sesuai jumlah jatah semula,” pinta beberapa tokoh masyarakat setempat. (OSe)
Daerah 412094533387034421

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang