Januari Hingga Mei 2016, Tindak Kekerasan di Maluku Capai 12 Kasus | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Januari Hingga Mei 2016, Tindak Kekerasan di Maluku Capai 12 Kasus

BERITA MALUKU. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Maluku, Sadli Lie mengatakan kasus kekerasan yang dilaporkan dari Januari – Mei 2016 mencapai 21 kasus.

“21 Kasus tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota, diantaranya satu kasus di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tengah enam kasus, Kepulauan Aru satu kasus dan sisanya di kota Ambon,” kata Lie, Jumat (13/5/2016).

Dijelaskan, 21 kasus kekerasan yang dilaporkan beragam, diantaranya pencabulan, tindak kekerasan perempuan dan anak, dan perdagangan anak. 

Menurutnya, kasus kekerasan pencabulan terjadi bukan karena ada niat namun adanya kesempatan. Sedangkan kekerasan perempuan dan anak disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya ketimpangan ekonomi.

Melihat tingginya tindakan kekerasan, kata Lie secara kontiniu pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan kampanye kekerasan, yang melibatkan puluhan LSM diantaranya Humanu, Gasira, serta masyarakat. 

Menindaklanjuti hal ini, pihaknya akan menyurati seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan kampanye kekerasan terhadap seluruh elemen masyarakat. Paling tidak dapat mengurangi tingkat kekerasan yang setiap tahun mengalami peningkatan.
Hukrim 2987532238988062376

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang