Silubun Harap Rahayaan Dapat Membawa Kota Tual Lebih Baik | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Silubun Harap Rahayaan Dapat Membawa Kota Tual Lebih Baik

Adam Rahayaan
BERITA MALUKU. Walaupun pelantikan Wakil Wali kota Tual, Adam Rahayaan menjadi Wali kota defenitif, masih tinggal beberapa hari lagi, namun sudah ada banyak harapan dari masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan.

“Jika sudah dilantik menjadi Wali kota defenitif, harus menjadikan pemerintahan yang good goverment dan good gavernance dalam hal pelayanan publik,” kata ketua Komisi A DPRD Kota Tual, Yakob Silubun kepada wartawan di Ambon, Kamis (19/5/2016).

Dirinya juga meminta, Rahayaan dapat menormalkan kembali penyelenggaraan pemerintahan yang sempat molor pasca meninggalnya almarhum M. Tamher.

Dikatakan, dilantiknya Adam Rahayaan sudah sesuai proses, mekanisme dan aturan, yang dimulai dari proses DPRD Tual, Pemerintah Provinsi Maluku sampai Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Saya berharap pelantikan yang akan berlangsung 23 Mei mendatang dapat berjalan dengan baik, dan sekembalinya ke Tual dapat mejalankan proses penyelenggaraan pemerintahan, serta bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan, diantaranya legislative, instansi vertikal dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Maluku, Said Assagaff telah mengungkapkan, sesuai agenda proses pelantikan Adam Rahayaan sebagai Wali kota jatuh pada Rabu (18/5), namun pelantikan itu diundur hingga Senin, 23 Mei 2016.

“Mundurnya pelantikan mengingat beliau baru selesai Umroh, sehingga pelantikan diundur 23 Mei,” ujar Gubernur Maluku kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Senin (16/5/2016) lalu.

Dirinya berharap seluruh elemen masyarakat yang ada di kota Tual dapat mendukung hal ini, sehingga proses pemerintah yang akan dijalankan Adam Rahayaan dapat berjalan dengan baik dan membawa kota Tual yang lebih maju lagi.
Daerah 753006893764754978

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang