Penyidik Polda Malut Dalami Kasus Korupsi Bandara Bobong | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Penyidik Polda Malut Dalami Kasus Korupsi Bandara Bobong


BERITA MALUKU. Penyidik Direskrimsus Polda Maluku Utara, ientensif mendalami sejumlah keterangan saksi kasus dugaan tidak pidana korupsi anggaran pembangunan bandara Bobong tahun anggaran 2.009 senilai Rp4,6 miliar dengan tersangka Ema Sabar dan Majesita.

"Saat ini berkas kedua tersangka masih ditangani penyidik, lantaran masih memenuhi petunjuk jaksa peneliti Kejati Maluku Utara untuk memeriksa dan mengembangkan keterangan dari sejumlah saksi agar dikonfrontir dengan tersangka," kata Kabid Humas Polda setempat, AKBP Hendry Badar di Ternate, Senin (21/12/2015).

Menurutnya, penyidik belum bisa memastikan setelah memenuhi petunjuk jaksa peneliti dan berkas dikembalikan, kedua berkas ini bisa dinyatakan lengkap ataukah tidak.

"Kewenangan menyatakan lengkap berkas kedua tersangka ini, semua berada ditangan jaksa peneliti dan jika berkas sudah kembali diserahkan ke jaksa dan akhirnya dikembalikan juga harus bagaimana lagi tetap harus dijalankan penyidik," ujar Hendry.

Pemeriksaan saksi telah mencapai sembilan orang dan satu diantaranya mantan Bupati Sula Ahmad Hidayat Mus(AHM). Bahkan penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada bersangkutan di Jakarta bertempat di Mabes Polri pada 16 Desember 2015 .

Sedangka, Direskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Muhammad Arifin mengakui, penyidik melakukan pemeriksaan kembali kepada AHM sebagai saksi bertempat Mabes Polri.

Pemeriksaan AHM untuk mengkonfrontir Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dua tersangka, sesuai petunjuk jaksa peneliti Kejati Maluku Utara.
Malut 842731053843760146

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang