Kepastian Presiden Buka Pesparawi Nasional di Ambon Masih Dikoordinasi | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Kepastian Presiden Buka Pesparawi Nasional di Ambon Masih Dikoordinasi

BERITA MALUKU. Gubernur Maluku Said Assagaff intensif mengkoordinasikan kepastian Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XI yang dijadwalkan di Kota Ambon pada 6 Oktober 2015.

"Saya masih intensif mengkoordinasikan dengan sekretariat negara soal kepastian Presiden Jokowi membuka Pesparawi Nasional yang pesertanya mulai berdatangan," katanya, dikonfirmasi, Kamis, (1/10/2015).

Dia mengemukakan, berdasarkan koordinasi pada 27 September 2015 dijadwalkan Presiden yang membuka. Namun, pada 28 September 2015 diberitahukan Wapres, Jusuf Kalla.

"Saya masih mengkoordinasikan kepastiannya dan dipanggil mengikuti rapat di Sekretariat Negara," ujar Gubernur.

Dia berharap paling terlambat hari ini (Kamis) atau 2 Oktober 2015 sudah ada kepastian Presiden atau Wapres yang membuka Pesparawi Nasional dengan pesertanya lebih dari 6.000 orang.

"Jadi kita ikuti perkembangan soal kepastian Presiden atau Wapres membuka Pesparawi Nasional XI," kata Gubernur.

Dia juga memastikan soal fasilitas pendukung penyelenggaraan Pesparawi yang pengerjaannya telah rampung sesuai jadwal.

"Saya bersama Wagub, Zeth Sahuburua yang juga Ketua Umum Pesparawi Nasional XI intensif memantau dan mengawasi pengerjaan sejumlah fasilitas pendukung dibangun maupun rehabilitasi untuk kebutuhan lomba," ujar Gubernur.

Sedangkan, Ketua Panitia Harian Pesparawi Nasional XI, Polly Kastanya menyatakan, peserta yang terdaftar hingga saat ini sebanyak 6.081 orang berlaga di 12 mata lomba.

"Jumlah ini ditambah pejabat daerah yang menghadiri Pesparawi, maka menjadi 7.024 orang, belum termasuk Presiden Joko Widodo dan tamu VVIP lainnya," katanya. (Ant/bm 01)

Pesparawi 5180138017248939164

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang