GAMKI Sesalkan Pencopotan Pentury dari Wakil Ketua DPD Demokrat | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

GAMKI Sesalkan Pencopotan Pentury dari Wakil Ketua DPD Demokrat

BERITA MALUKU. DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku menyesalkan pencopotan Ketuanya, Max Pentury dari jabatan Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat setempat sebagai upaya pembunuhan karakter.

"Kami tersinggung dengan proses melecehkan demokrasi dari reposisi pengurus DPD Partai Demokrat Maluku periode 2012 - 2017," kata Wakil Ketua Bidang Politik DPD GAMKI Maluku, Jimmy Papilaya, di Ambon, Rabu (19/8/2015).

DPD GAMKI Maluku sebagai elemen supra struktur politik menilai SK DPP PD No.90/SK/DPP.PD/ DPD/VII/2015 tertanggal 21 Juli 2015 ditandatangani Ketua Umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sekjen Hinca Pandjaitan itu memandang perlu menyikapinya karena pencopotan Max dengan cara-cara tidak beretika sehingga mengorbankan kader terbaik GAMKI.

Apalagi, berdasarkan hasil penelusuran dari berbagai pihak ternyata rapat Partai Demokrat Maluku dengan salah satu agendanya adalah reposisi pengurus baru dilaksanakan d rumah makan Panorama di Ambon pada 30 Juli 2015.

"Jadi SBY ternyata mendapatkan laporan yang dimanipulasi dengan dikoordinir Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Jakobus Puttileihalat dan Sekretarisnya, Roy Pattiasina," tegas Jimmy.

Begitu pun, tindakan manipulasi dengan menempatkan Plt Kadis PU Seram Bagian Barat (SBB), Paulus Samuel Puttileihalat yang adalah saudara kandung Jakobus sebagai Wakil Ketua Majelis Partai DPD Partai Demokrat Maluku sehingga bertentangan dengan ketentuan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, menempatkan almarhum Ny.Odilia Jambormias yang sebenarnya telah meninggal sejak 15 Januari 2015.

Sedangkan Wakil Ketua Bidang Penataan Anggota DPD GAMKI Maluku, Pieter Katayane mengemukakan, pencopotan Max dan digantikan Asri Arman merusak citra Partai Demokrat yang mengedepankan gaya berpolitik cerdas, santun dan bersih.

Alasannya, Max yang anggota DPRD Maluku itu ternyata lebih banyak melaksanakan tugas organisatoris dibandingkan Jakobus.

Padahal, saat kegiatan seperti Rakoda Partai Demokrat Maluku 2015 sebagai event organisasi yang baru pernah dilaksanakan ternyata Jakobus berada di Ambon. Namun, tidak menghadirinya dan Max yang menggantikan peranan Jakobus untuk memberikan sambutan, sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Karena itu, DPD GAMKI Maluku memandang perlu melakukan perlawanan hingga pihak - pihak yang terlibat dan atau mengatur proses pencopotan Max harus diproses, bahkan dicopot dari formasinya.

"Kami akan meminta dukungan DPP GAMKI untuk mempertanyakan SBY apa alasannya melakukan reposisi pengurus DPD Partai Demokrat Maluku dengan mengorbankan salah satu kader terbaik di daerah ini," tandasnya.

Pencopotan ini, lanjutnya, merupakan pelecehan kepada simbol - simbol organisasi GAMKI sehingga harus ada aksi nyata.

"Kami akan mengorganisasi potensi GAMKI untuk menduduki dan melakukan penyegelan terhadap Sekretariat DPD Partai Demokrat Maluku dalam waktu dekat," kata Pieter Katayane.

Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Jakobus Puttileihalat belum bisa dikonfirmasi karena saat dihubungi melalui telepon genggam (HP) tidak aktif. (ant/bm 01)
Partai 191194492197682145

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang