Hari Keempat Pencarian, ABK KM Masa Jaya Ditemukan Meninggal di Teluk Ambon
AMBON - BERITA MALUKU. Tim SAR Gabungan menemukan seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Masa Jaya, Hamdani, 47 tahun, dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat operasi pencarian di Perairan Dalam Teluk Ambon, Maluku, Kamis, 10 September 2026.
Hamdani sebelumnya dilaporkan terjatuh dari KM Masa Jaya saat kapal tersebut telah berlabuh di sekitar Perairan Desa Hunuth, Kota Ambon, pada 6 September 2026.
Komandan Tim Operasi SAR Ahmad F. Bintongke mengatakan pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis pagi dengan fokus di sekitar Perairan Desa Hunuth dan lokasi kejadian.
"Pada hari keempat, Basarnas bersama Polairud Polda Maluku kembali melanjutkan pencarian yang berfokus pada Perairan Desa Hunuth dan sekitarnya," kata Ahmad.
Korban ditemukan sekitar pukul 08.58 WIT, tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku untuk penanganan lebih lanjut.
Setelah itu, korban diserahkan kepada pihak perusahaan kapal.
Ahmad mengatakan operasi pencarian telah berlangsung sejak 7 September 2026 setelah Nahkoda KM Masa Jaya melaporkan kejadian tersebut. Selama tiga hari pertama pencarian, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Pada hari keempat, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Operasi SAR melibatkan Basarnas Ambon, Polairud Polda Maluku, serta ABK KM Masa Jaya. Dalam pencarian tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan, antara lain Rescue Car, Rigid Buoyancy Boat, dan RIB Polairud.
Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan, dengan angin dari arah selatan hingga barat laut berkecepatan sekitar 24 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
