Lucky Wattimury: Buruknya Tata Kelola Menekan Mutu Pendidikan Maluku | Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku Berita Maluku Online
Loading...

Lucky Wattimury: Buruknya Tata Kelola Menekan Mutu Pendidikan Maluku


AMBON - BERITA MALUKU.
Buruknya tata kelola pendidikan dinilai menjadi salah satu penyebab belum optimalnya mutu pendidikan di Provinsi Maluku. 


Berbagai persoalan mendasar, mulai dari penempatan guru dan kepala sekolah yang tidak sesuai kompetensi, keterlambatan pembayaran hak guru, hingga lemahnya manajemen pendidikan, dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pemerintah.


Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Lucky Wattimury, mengatakan persoalan pendidikan di Maluku tidak bisa dipandang sebagai masalah yang berdiri sendiri. 


Menurutnya, rendahnya kualitas pendidikan merupakan akumulasi dari berbagai persoalan yang selama ini belum ditangani secara tuntas.


"Masalah pendidikan di Maluku sangat kompleks. Tidak hanya soal penempatan orang pada jabatan tertentu yang tidak memiliki kompetensi atau tidak sesuai dengan kualitas dan kemampuannya," kata Lucky.


Selain itu, lanjutnya, masih terdapat persoalan guru titipan yang hingga kini belum terselesaikan. Di sisi lain, pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru di sejumlah kabupaten/kota juga masih menyisakan tunggakan sejak 2025.


Ia mengungkapkan, Komisi IV DPRD Maluku telah beberapa kali membahas persoalan tersebut bersama Kepala Dinas Pendidikan, Sarlota Singerin beserta jajaran, termasuk saat melakukan pengawasan di lapangan. Berbagai temuan telah disampaikan sebagai bahan evaluasi agar segera ditindaklanjuti.


Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah masih banyaknya sekolah yang dipimpin kepala sekolah berstatus pelaksana tugas (Plt) dalam waktu yang cukup lama tanpa adanya pengangkatan kepala sekolah definitif. Menurut Lucky, kondisi tersebut berpotensi menghambat peningkatan mutu layanan pendidikan.


"Jadi kalau mutu pendidikan kita di Maluku rendah, bukan karena kemauan anak untuk belajar, tetapi juga karena kebijakan penempatan guru, kepala sekolah, kegiatan belajar mengajar, hingga pemanfaatan dana BOS yang bermasalah. Persoalan pendidikan di Maluku sangat kompleks," tegasnya.


Dewan 7663920645754657558
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# ANEKA

Indeks