Masyarakat Peduli SDA Maluku Dorong Tata Kelola Adil Blok Masela | Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku Berita Maluku Online
Loading...

Masyarakat Peduli SDA Maluku Dorong Tata Kelola Adil Blok Masela


AMBON - BERITA MALUKU.
Kelompok Masyarakat Peduli Bumi Kalwedo untuk Migas Blok Masela menyoroti pentingnya aspek keadilan dalam pengelolaan proyek strategis nasional Blok Masela yang saat ini terus mengalami percepatan pengembangan.


Kelompok ini menilai bahwa kehadiran Blok Masela sebagai salah satu ladang gas terbesar di dunia dengan kapasitas produksi diproyeksikan mencapai 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 juta standar kaki kubik gas per hari, serta 35.000 barel kondensat, harus benar-benar memberikan dampak yang seimbang antara kepentingan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat di daerah penghasil.


Perwakilan Masyarakat Peduli Bumi Kalwedo, Semuel Perulu, menegaskan bahwa pembangunan berbasis sumber daya alam tidak boleh hanya berorientasi pada angka investasi dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus menjamin keadilan sosial bagi masyarakat Maluku.


“Maluku masih tercatat sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kemiskinan yang tinggi di Indonesia. Ini menjadi paradoks di tengah besarnya potensi sumber daya yang dimiliki,” ujar Perulu, Selasa (02/06/2026).


Ia menambahkan, proyek Blok Masela yang memiliki nilai investasi sekitar USD 20,9 miliar dan berpotensi meningkat hingga lebih dari Rp300 triliun seiring penerapan teknologi penangkapan karbon (CCS), harus dikelola dengan tata kelola yang transparan dan berpihak kepada daerah.


Menurutnya, tanpa mekanisme pembagian manfaat yang adil antara pemerintah pusat dan daerah, potensi besar dari proyek tersebut dikhawatirkan tidak akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat di wilayah penghasil, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.


Sejumlah kajian, termasuk dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia, sebelumnya menyebutkan bahwa proyek ini berpotensi memberikan dampak ekonomi yang besar, termasuk kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga USD 153 miliar serta penyerapan ribuan tenaga kerja pada fase konstruksi.


Selain aspek ekonomi, Perulu juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap dimensi sosial dan kultural masyarakat adat di sekitar wilayah Blok Masela. Menurutnya, wilayah laut dan pesisir bukan hanya sumber daya ekonomi, tetapi juga ruang hidup dan identitas budaya yang harus dijaga.


“Ini bukan hanya soal proyek energi nasional, tetapi juga soal keadilan bagi masyarakat di daerah penghasil. Negara harus hadir memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pengelolaan Blok Masela harus menjadi contoh pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi keadilan sosial bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia.


Aneka 3546128882684341314
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# ANEKA

Indeks