Jelang Kedatangan Menteri Perikanan, Far-Far: Disperik Sementara Mendata Lokasi Sasi
https://www.beritamalukuonline.com/2014/11/jelang-kedatangan-menteri-perikanan-far.html
Ambon - Berita Maluku. Jelang kedatangan Menteri Perikanan pada awal Desember 2014, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku saat ini sementara mendata setiap lokasi perikanan dan wilayah sasi di daerah ini, kata Kepala Dinas Perikanan Provinsi Maluku, Romelus Far-Far kepada pers, Kamis (20/11/2014) di gedung Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku.
“Kunjungan Menteri Perikanan merupakan kunjungan kerja, sekaligus untuk melihat tempat sasi laut yang ada di Maluku. Di Maluku memang masih terdapat budaya sasi sejak dahulu, dan sampai saat ini masih tetap dipegang oleh masyarakat setempat,” katanya.
Lanjutnya, bukan hanya itu, tetapi Menteri Perikanan juga akan melihat sejauh mana kesiapan Pemda terkait pencanangan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang nantinya dapat mensejahterakan masyarakat Maluku dan daerah lain.
“Penetapan Maluku sebagai LIN harus dilihat dari berbagai sisi, terutama soal kesiapan Maluku dengan semua infrastruktur yang ada. Sebab apabila Maluku dicanangkan menjadi LIN, maka Maluku bukan hanya menyiapkan pasokan ikan bagi masyarakatnya sendiri tapi juga bagi semua daerah yang ada di Indoensia,” katanya. (bm 06)
“Kunjungan Menteri Perikanan merupakan kunjungan kerja, sekaligus untuk melihat tempat sasi laut yang ada di Maluku. Di Maluku memang masih terdapat budaya sasi sejak dahulu, dan sampai saat ini masih tetap dipegang oleh masyarakat setempat,” katanya.
Lanjutnya, bukan hanya itu, tetapi Menteri Perikanan juga akan melihat sejauh mana kesiapan Pemda terkait pencanangan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang nantinya dapat mensejahterakan masyarakat Maluku dan daerah lain.
“Penetapan Maluku sebagai LIN harus dilihat dari berbagai sisi, terutama soal kesiapan Maluku dengan semua infrastruktur yang ada. Sebab apabila Maluku dicanangkan menjadi LIN, maka Maluku bukan hanya menyiapkan pasokan ikan bagi masyarakatnya sendiri tapi juga bagi semua daerah yang ada di Indoensia,” katanya. (bm 06)
