Seleksi Sekda Maluku, Jasmono Akui Belum Ada Yang Mendaftar | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Seleksi Sekda Maluku, Jasmono Akui Belum Ada Yang Mendaftar

AMBON - BERITA MALUKU. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Jasmono mengakui, sampai saat ini belum ada satupun pendaftar yang mendaftarkan diri ikut seleksi Seketaris Daerah (Sekda) Maluku.

"Sejak mulai dibuka pendaftaran pada 4 Oktober kemarin, sampai saat ini belum ada yang mendaftar," ungkap Jasmono kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, Senin (07/10).

Dijelaskan, dalam seleksi jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya ini, ada kurang lebib 13 persyaratan yang harus dipenuhi pendaftar. Persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi itu diantaranya, fotocopy ijazah pendidikan yang dilegalisir, daftar riwayat hidup yang ditandatangani diatas meterai 6.000, fotocopy putusan kenaikan pangkat terakhir yang dilegalisasi, fotocopy penilaian prestasi kerja pegawai tahun 2017 dan 2019 yang dilegalisasi.

Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman pidana, hukuman disiplin tingkat sedang atau berat, serta tidak sedang menjalani proses hukuman disiplin, tidak serta dalam proses peradilan pidana, fotocopy bukti penyerahan LHKPN terakhir bagi wajib LHKPN atau LHKASN yang diregalisasi, fotocopy penyerahan SPT tahun 2017 dan tahun 2018 bagi wajib pajak yang diregalisasi.

Fotocopy sertifikat Diklat Kepemimpinan Tingkat II bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) yang dilegalisir, fotocopy sertifikat Diklat Jenjang Ahli Utama bagi pejabat fungsional yang dilegalisir, surat rekomendasi atau persetujuan dari Pejabat Pembina Kepegawaian atau Pejabat yang didelegasikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian untuk mengikuti seleksi terbuka pengisian calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemprov Maluku, pas foto terbaru ukuran 4x6 empat lembar, lamaran beserta dokumen administrasi dan dokumen persyaratan administrasi.

Dirinya meyakini, walaupun belum ada satupun pendaftar yang mendaftar ke panitia seleksi, namun sampai batas waktu pendaftaran 16 Oktober mendatang, pasti ada yang mendaftar.

Sehari sebelumnya, Gubernur Maluku, Murad Ismail mengiginkan Seketaris Daerah (Sekda) yang yang terpilih nantinya dari hasil seleksi, bisa dapat bekerjasama dengannya.

"Yang pastinya Sekda yang terpilih bisa bekerjasama dengan saya," ujar Murad kepada awak media usai mengikuti peringatan HUT TNI ke-74, yang berlangsung di lapangan Merdeka, Ambon, Sabtu kemarin (05/10).

Dirinya juga memastikan, Sekda yang terpilih tidak mungkin dari unsur perempuan, apalagi cantik.

"Kan tidak mungkin pilih perempuan cantik yang masih muda, terus kalau di telopon jam 3 subuh untuk datang ke rumah gimana," tegasnya.

Ditanya berapa orang yang sudah mendaftar, dirinya mengakui sampai saat ini Tim Seleksi yang diketuai, Rektor Universitas Pattimura, Prof. DR MJ Sapteno, belum melaporkan hal tersebut.

"Sampai sekarang belum ada laporan yg masuk kepada saya," ucapnya.

Yang pastinya, menurutnya, jika sudah ada hasil seleksi tersebut, maka akan langsung menyurati ke Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat Sekda, Kasrul Selang mengatakan, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku sudah mangantongi izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melakukan seleksi Seketaris Daerah (Sekda) Maluku.

Tm seleksi diketuai, Rektor Universitas Pattimura, Prof. DR MJ Sapteno.

"Jadi dalam tim tersebut, ada pejabat dari Kementerian satu orang, Rektor IAIN Ambon, Hasbollah Toisuta, dan dua akademisi dari Unpatti," tuturnya.

Ditanya keinginannya untuk mendaftar sebagai calon Sekda, mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Maluku ini menyatakan siap.

Sementara untuk seleksi pejabat eselon II, yang sampai saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), kata Selang, baru akan dilaksanakan dua minggu kedepan.

Pemprov 58962127184165277
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang