PWI Kutuk Pelaku Pembunuhan Wartawan Bursel | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

PWI Kutuk Pelaku Pembunuhan Wartawan Bursel

BERITA MALUKU. Mantan Ketua PWI Buru Selatan (Bursel), Taufik Tuanaya mengutuk pelaku pemukulan dan penganiayaan terhadap Husein Seknun salah satu wartawan lokal Bursel, mengakibatkan korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis selama seminggu di RSUD Haulussy Ambon

Kutukan disertai duka cita ini disampaikan Tuanaya kepada rekan-rekan pers di Namrole, Selasa (4/12/2018).

"Selaku mantan Ketua PWI Buru Selatan, sesama rekan pers di Buru Selatan beta sangat mengutuk para pelaku penganiyaan kepada rekan kami almarhum. Kami juga turut berduka kehilangan teman kami," ujar Tuanaya.

Terhadap persoalan ini, Tuanaya mendesak pihak kepolisian dapat menjerat pelaku dengan hukuman seberat-beratnya kepada para pelaku.

"Saya juga meminta kepada pihak Polres Buru harus mengenakan pasal hukuman yang seberat-beratnya kepada para pelaku," pinta Tuanaya.

Tuanaya juga mendesak pihak kepolisian mencari para pelaku penganiyaan lainnya  untuk ditahan. Kata Tuanaya, sudah 3 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya mencurigai ada lagi pelaku penganiyaan lain lagi, tak hanya ada 3 orang, pasti banyak orang yang memukul korban sampai kondisi korban sangat parah seperti itu," jelasnya.

Tuanaya katakan, informasi yang diperoleh bahwa ada pemeriksaan terhadap salah satu pemuda Desa Lena bernama Hasan Letetuni (saksi) oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

"Beta berharap dari hasil dimintai keterangan terhadap saksi ini dapat dikembangkan ada temuan pelaku lainnya," harap Tuanaya.

Kapolsek Waisama Iptu Jainudin Bugis dikonfirmasi saat berada di Namrole, Selasa (4/12) membenarkan bahwa ada pemeriksaan kepada Hasan Letetuni sebagai saksi.

"Seng (tak) ada (tersangka), itu hanya dicurigai saja. Dicurigai saja, setelah pemeriksaan para saksi, seng ada namanya (Husein Letetuni) muncul. Sudah dipanggil dan sudah diperiksa sebagai saksi," jelas Kapolsek.

Kapolsek mengakui ada kecurigaan kepada Husein Letetuni, namun setelah dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan tak terlibat. (AZMI)
Daerah 6025924038794268285
Beranda item

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang