Peserta Yacht Race Darwin – Ambon Masuk Garis Finish | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Peserta Yacht Race Darwin – Ambon Masuk Garis Finish

BERITA MALUKU. Peserta lomba perahu layar internasional Darwin (Australia) – Ambon atau Darwin Ambon Yacht Race 2018 mulai berdatangan memasuki garis finish di Pantai Amahusu, Pulau Ambon.

Pantauan media ini, Rabu (8/8/2018) sudah tiga perahu layar dari sepuluh perahu layar yang mengikuti Yacht Race 2018 sudah dinyatakan masuk garis finish sejak Selasa kemarin (7/8/2018). Para peserta lomba layar yang masuk garis finish disambut meriah pihak panitia lokal.

Tiga perahu layar yang sudah masuk garis finis, antara lain perahu berbendera Australia, Antipodes, dinahkodai skipper Jeff Gill dan 13 crew. Perahu ini masuk garis finish pertama pada pukul 13.00 wit, disusul perahu Collin – yang masuk sore hari tadi, disusul perahu Wallop juga dari Australia. Sementara sisa perahu peserta lomba lainnya diperkirakan akan menyusul ke garis finish sebentar malam hingga Kamis besok.

“Diperkirakan para peserta ini seluruhnya sudah bisa masuk hari Kamis besok,” kata Glen Lewier, salah satu pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Maluku yang juga ditugasi bersama penggerak kegiatan – Ambon Sailing Community di areal garis finish.

Saat tiba di pantai Amahusu, seluruh crew perahu Antipodes disambut Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler dan sejumlah warga Kota Ambon. Syarief Headler lansugng mengalungkan bunga ke nahkoda dan seluruh crew.

Kepada wartawan Headler mengatakan, banyak peserta yang membatalkan diri mengikuti lomba perahu bergengsi yang tiap tahun diselenggarakan dari Darwin ke Ambon ini, sebab banyak peserta takut dengan peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Mako Brimob dan Surabaya beberapa waktu lalu.

“Jaminan wisatawan itu keamanan mereka sehingga kita hanya bisa berharap tahun depan peserta bertambah lagi,” ujarnya. (e)
Ambon 6320609190263685818

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang