Dinkes Ambon Programkan Senin Menu Sehat di Sekolah | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Dinkes Ambon Programkan Senin Menu Sehat di Sekolah

BERITA MALUKU. Dinas Kesehatan Kota Ambon, Maluku, memprogramkan Senin Menu Sehat (SMS) bagi siswa di tingkat sekolah dasar (SD) untuk meningkatkan asupan gizi pada anak.

"Dalam waktu dekat kami akan meluncurkan program Senin Menu Sehat bagi siswa SD. Setiap siswa diwajibkan membawa menu sayur dan buah setiap Senin sebagai upaya meningkatkan gizi anak," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy di Ambon, Kamis (8/2/2018).

Ia mengatakan, program SMS merupakan upaya menciptakan makanan yang sehat dan bergizi bagi siswa SD sehingga anak di Ambon tumbuh menjadi anak yang sehat dan terhindar dari penyakit gizi buruk.

"Harus diakui konsumsi makanan sehat masih rendah, padahal Ambon merupakan daerah penghasil ikan tetapi konsumsi makanan yang sehat masih rendah. Karena itu kami programkan SMS untuk meningkatkan pola makanan sehat bagi anak-anak," katanya.

Wendy mengatakan, rapat koordinasi pembangunan kesehatan Kota Ambon difokuskan pada peningkatan gizi anak sehingga pihaknya juga akan melakukan sosialisasi gizi yang tepat bagi anak di sekolah dan posyandu.

"Kami akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan sosialisasi dan menerapkan program SMS di setiap sekolah," ujarnya.

Ia menyatakan, gizi yang buruk dapat menyebabkan penyakit stunting pada anak yakni masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama.

Hal ini diakibatkan pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting juga dapat menyebabkan penurunan fungsi otak, perkembangan organ dan sistem kekebalan tubuh.

"Stunting merupakan keadaan di mana tinggi badan berdasarkan umur rendah, atau keadaan di mana tubuh anak lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya. Karena itu dibutuhkan penanganan gizi yang baik agar anak tumbuh sempurna," tandasnya.

Wendy menambahkan, sebagian besar masalah gizi yang terjadi adalah gizi kurang yang penyebab utamanya kurang makan terutama pada anak dan ibu, selain itu tingkat kemiskinan, yang berdampak pada tidak ada makanan akit yang berulang, kebiasaan praktik pemberian makanan yang kurang tepat, serta kurang perawatan dan kebersihan.

"Stunting merupakan ancaman serius terhadap pembangunan kesehatan, khususnya pada kualitas generasi mendatang. Karena itu kami berupaya mengajak orang tua dan guru untuk memberikan gizi yang baik bagi anak," katanya.

Kesehatan 3947380472023563327

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang