Tim Terpadu Pantau Het Beras di Kota Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Tim Terpadu Pantau Het Beras di Kota Ambon

BERITA MALUKU. Tim terpadu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku dan Kota Ambon serta Bulog melakukan pengawasan harga eceran tertinggi (Het) beras.

"Tim terpadu akan melakukan pengawasan HET beras di pasar tradisional, distributor dan pertokoan untuk memastikan HET telah diberlakukan atau tidak," kata Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol di Ambon, Rabu (22/11/2017).

Dikatakan, tahap awal pihaknya telah melakukan pertemuan dengan distributor beras yang terdaftar untuk memastikan beras yang dijual sesuai HET.

Langkah selanjutnya melakukan pengecekan ketersedian stok beras di setiap gudang, selain itu HET yang ditetapkan sesuai jenis dan merek beras yang dijual di pasaran, sekaligus memastikan stok mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Pengawasan yang dilakukan oleh tim terpadu merupakan upaya menjaga kestabilan harga dan stok kebutuhan pokok menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2018. Jika dalam pengawasan tersebut masih ditemukan pedagang yang belum menerapkan HET akan diberikan teguran hingga sanksi pencabutan ijin usaha, " ujarnya.

Pieter menyatakan, kepastian dari para distributor menjadi alasan bahwa stok beras aman untuk pemberlakukan HET, maka yang perlu diintensifkan adalah pengawasan.

"Kami terus melakukan pengawasan dan mengimbau para pedagang, untuk tidak menjual beras diluar HET yang telah ditetapkan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan untuk implementasi kebijakan tersebut," katanya.

Diakuinya, penetapan HET beras untuk provinsi Maluku jenis beras medium pada harga Rp10.250 dan beras premium Rp13.600 per Kg.

Penetapan HET beras medium dan premium juga ditentukan dari pengukuran kadar air, dan pengujian butir beras yang telah dilakukan oleh Perum Bulog Maluku.

Pengukuran kadar air dan pengujian beras menggunakan alat karena proses ini memiliki manfaat yang besar dan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam hal peningkatan kualitas.

"Selama ini penjualan beras dengan sistem karung tidak bisa kita bedakan jenisnya apakah medium atau premium, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan pengukuran kadar air untuk mengetahui jenis beras dengan pasti," ujarnya.

Pieter juga mengimbau masyarakat untuk bersama melakukan pengawasan HET beras di kota Ambon. Jika penetapan HET resmi diberlakukan namun ada pedagang yang bandel, maka masyarakat bisa langsung melaporkan ke petugas Disperindag kota Ambon.
Ekonomi 762609770788144831

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Indeks

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang