Jora Soplanit Nilai Gugatan Intervensi Terhadap Dirinya Salah Objek | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Jora Soplanit Nilai Gugatan Intervensi Terhadap Dirinya Salah Objek

BERITA MALUKU. Ahli waris lahan Dusun Ajermata yang saat ini menjadi objek sangketa, Yora soplanit menilai ada kejanggalan terhadap upaya gugatan intervensi terhadap dirinya yang dilakukan oleh Elkiopas Soplanit dan Thomas Soplanit. Pasalnya karena gugatan mereka salah objek, karena menurut Yora, pada lahan yang akan diperuntukan untuk membangun pangkalan TNI-AL itu tidak ada lahan milik pengugat.

Dari informasi yang dihimpun, gugatan intervensi yang dilakukan oleh Kakak beradik Elkiopas Soplanit dan Thomas Soplanit tersebut adalah atas salah satu bidang tanah yang telah diklaim oleh Komaro Saputra.

Selain itu menurut Jora Soplanit, dari awal proses mediasinya di PN Ambon yang telah berlangsung sebanyak enam kali, tidak ada keberatan dari pihak pengugat.

“Beta heran juga, dari awal Katong mediasi, sampe enam kali seng ada komplein,“ ungkap Jora kepada Berita Maluku PN Ambon, Rabu (8/11/2017).

Bahkan Yora mengungkapkan bahwa, jauh sebelum itu, yakni saat proses pembebasan lahan sampai kepada proses pengukuran tanah tidak ada keberatan yang disampaikan oleh pengugat.

Ia membeberkan, dari proses pembebasan lahan terdiri dari, proses peninjauan lahan 14 Agustus 2015, Pengukuran 4 November, Penyetoran uang kompensasi ke Rekening Bank 22 Desember dan proses Pencairan 30 Desember 2015, tidak ada gugatan intervensi.

Lebih lanjut Yora tandaskan, gugatan intervensi tersebut baru disampaikan, setelah terjadi proses mediasi di PN Ambon sebanyak enam kali, yakni setelah melewati tahapan pembacaan gugatan dan saat sedang menunggu jawaban para tergugat atas tuntutan tersebut baru kemudian muncul gugatan intervensi.

Sementara itu, gugatan Yora Soplanit terhadap lahan dermaga TNI- AL di desa Tawiri, ditujukan kepada 12 pihak sebagai tergugat. Diantaranya, Pemprov Maluku, Pemkot Ambon, BPJN IX Maluku-Malut, Badan Pertanahan Provinsi Maluku.

Untuk pihak warga tercatat ada Jhony de Queljoe alias Siong, Janes Tanisiwa (Bos Kao), ahli waris Kamaro Saputra, Marlon Lontoh, Raja Tawiri, Jacob Nicolas Tuhuleruw, mantan Raja, Joseph Tuhuleruw dan lain-lain. (Nik)
Hukrim 3137635195817064564

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang