Deklarasi Said - Andreas Masih Menunggu Keputusan PDIP | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Deklarasi Said - Andreas Masih Menunggu Keputusan PDIP

Said Assagaff
BERITA MALUKU. Deklarasi pasangan Bakal Calon Gubernur - Wakil Gubernur, Said Assagaff - Andreas Rentanubun yang dijadawalkan pada 29 Nopember 2017 belum pasti dilaksanakan.

Pasalnya keduanya masih menunggu keputusan Rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"29 Nopember belum deklarasi, karena masih menunggu rekomendasi PDIP," ujar Ketua DPD Golongan Karya (Golkar) Maluku di Ambon, Senin (27/11/2017).

Menurutnya, jika keputusan rekomendasi PDIP sudah keluar sebelum tanggal yang ditentukan, maka deklarasi tetap dilaksanakan pada tanggal 29 November 2017 bertepatan dengan hari ulang tahunnya dan HUT KORPRI.

"Sabar-sabar lah, saya ini pemain, apalagi sebagai Gubernur dan ketua partai politik. Jadi kuasai politik juga kuasai pemerintahan," tandasnya.

Ditanya mengenai rekomendasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dirinya menegaskan sudah pasti diberikan kepadanya.

"Golkar dan Demokrat sudah begitu masa PKS mau lain lai," pungkasnya.

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan ada salah satu partai yang memiliki jumlah kursi cukup, memintanya untuk ke Jakarta menerima rekomendasi. Namun karena ada kesibukan sehingga dirinya membatalkan untuk kesana. Dan lebih memilih untuk memberikannya kepada calon yang lain yang membutuhkan.

Bahkan, lanjut Assagaff, biarkan calon yang dapat sehingga banyak calon jauh lebih baik.

"Partai tersebut malah memiliki jumlah kursi cukup, dan belum ada orang lain yang ambil akang. Jangan hanya suka hoax kalau su ambil. Kalau kita sudah ada keputusan dan ditandatangani oleh ketua umum," tegasnya.

Pada prinsipnya, Assagaff siap bertarung dalam pesta demokrasi lima tahunan yang akan berlangsung oktober 2018 mendatang.

Pilkada Maluku 7055198607687599441

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Indeks

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang