8 Kabupaten di Maluku Termasuk Daerah Tertinggal, Pemprov Terus Berupaya Percepat Pembangunan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

8 Kabupaten di Maluku Termasuk Daerah Tertinggal, Pemprov Terus Berupaya Percepat Pembangunan

BERITA MALUKU. Berdasarkan peraturan Presiden nomor 131 tahun 2015 yang menetapkan 122 daerah tertinggal di Indonesia, dimana sebanyak 103 kabupaten atau 84,4 persen daerah tertinggal terletak di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Dari 122 daerah tertinggal tersebut, 8 daerah diantaranya berada di Maluku, yakni Kabupaten Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru.

Hal ini disampaikan Seketaris Daerah Maluku, Hamin Bin Thahir dalam sambutannya, pada rapat koordinasi rencana aksi penguatan kelembagaan dan kapasitas sumber daya manusia untuk pengembangan kawasan perbatasan da pulau-pulau terdepan, terluar dan tertinggal (3T), yang berlangsung diruang rapat lantai VI kantor Gubernur, Selasa (17/10/2017).

Dalam rapat tersebut, Sekda didampinggi Direktur Pembinaan Khusus dan pelatihan masyarakat, Kementerian pendidikan dan kebudayaan, Yusuf Muhyidin, Staf Ahli Menteri bidang pengembangan wilayah, Kementrian PDT dan transmigrasi, Conrad Hendrato dan Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan Strategis dan Khusus, Kemenko bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan, Wjarnako Setyawan.

Dijelaskan, daerah tertinggal ditetapkan dalam enam indikator ketertinggal, yakni perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksebilitas serta karakteristik daerah.

Terkait dengan itu, menurutnya sasaran pembangunan daerah tertinggal dititikberatkan dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan peningkatan indeks pembangunan manusia. Sehingga diharapkan nantinya daerah tertinggal dapat tumbuh dan berkembang sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Memperhatikan kondisi geografis wilayah kepulauan Maluku yang terdiri dari 1.340 pulau, kata Hamin, pemerintah provinsi Maluku terus berupaya dalam percepatan pembangunan daerah tertinggal, terdepan dan terluar tersebut, tidak hanya melalui fasilitasi pembangunan infrastruktur sosial dasar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun juga melalui peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia serta peningkatan infrastruktur fisik dan ekonomi dalam rangka peningkatan produktivitas daerah, untuk terus di dorong dalam rangka mendukung peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Menurutnya, percepatan pembangunan daerah 3T, tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi saja, namun harus bersinergi kabupaten/kota serta melalui kemitraan dengan pihak swasta dan masyarakat dalam membangun daerah tertinggal yang afirmatif dan akseleratif.

Diutarakannya, percepatan pembangunan daerah tertinggal, terdepan dan terluar merupakan implementasi dari agenda nawacita ketiga, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Komitmen tersebut, lanjutnya mencermikan perhatian pemerintah saat ini yang memprioritaskan pembangunan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal, yang merupakan wajah depan Indonesia yang harus diperbaiki dan di dorong kemajuan, sebagai perwujudan bahwa negara hadir dan melindungi segenap warga.
Pemprov 150399884646314798

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang