Pertamina Gelar Pelatihan Bagi Operator SPBU di Wilayah Maluku | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pertamina Gelar Pelatihan Bagi Operator SPBU di Wilayah Maluku

BERITA MALUKU. Kasus kebakaran maupun kecelakaan kerja di Area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terus menjadi perhatian serius PT. Pertamina (Persero). Untuk itu, pertamina terus berupaya menekan berbagai hal yang berpotensi besar terjadi di sekitar area SPBU di Maluku dengan menggelar pelatihan Health, Safety dan Environment (HSE) man.

Pelatihan ini diikuti lebih dari 50 operator SPBU yang tersebar di Wilayah Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru selatan, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dimaksudkan untuk keselamatan bagi pekerja dan lingkungan SPBU dalam melakukan pemadaman api, jika terjadi kebakaran.

Pelatihan yang disenggarakan PT pertamina persero ini, berlangsung, Jumat (11/8/2017) di area kerja TBBM Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku. Dengan menyediakan dua tong yang diisi minyak kemudian dibakar, dan dipadamkan oleh masing-masing operator menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan karung goni sesuai petunjuk yang telah diberikan, untuk mengatasi kebakaran ringan.

“Pelatihan ini sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam hal yang berkaitan menciptakan keamanan di sekitar lingkungan SPBU,“ ujar Branch Manager Marketing Maluku dan Maluku utara, Tiara Thesaufi.

Dikatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari pelatihan keselamatan bagi pekerja SPBU yang berlangsung selama dua hari.
Pelatihan hari pertama berlangsung di Swiss Bell Hotel, Kamis (10/8/2017), yang diberikan secara teori, termasuk teori masalah kesehatan dan hari kedua adalah praktek yang berlangsung di area kerja TBBM Wayame.

Dijelaskan, pelatihan keselamatan merupakan agenda rutin dari Pertamina kepada operator SPBU, dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan untuk menciptakan keamanan di sekitar lingkungan SPBU.

“Pelatihan ini memang rutin kita lakukan dalam satu tahun satu kali, namun kita akan tingkatkan minimal satu tahun dua kali,” ucapnya.

Menurutnya, pelatihan ini juga dilakukan untuk mengingatkan kembali operator SPBU untuk meningkatkan keahlian dalam upaya memadamkan api. 

“Operator rentang terhadap lingkungan yang berbahaya. Sehingga kita berikan pelatihan cara memadamkan api dengan baik dan benar dengan menggunakan apart yang telah tersedia di masing-masing SPBU,” ucapnya.

Dirinya menegaskan kepada setiap operator, api bisa menjadi lawan tapi juga menjadi teman, semuanya tergantung diri kesiapan masing-masing oparator.

“Api bukan merupakan musuh, melainkan musuh ada dalam diri kita sendiri, apakah diri kita siap atau dalam keadaan panik. Pada prinsipnya semua tergantung diri kita sendiri,” pungkasnya.

Kedepan, pihaknya juga akan menyelenggarakan pelatihan seperti ini di Kota Tual dan Labuhan, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Terlepas dari hal tersebut, kata Thesaufi, beberapa waktu lalu pihaknya juga telah melakukan safety kepada awak mobil tangki, untuk bagaiamana cara mengemudi dengan baik dan benar di jalan raya. Apalagi barang yang dibawah sangat berbahaya.

"Jadi tidak seperti mereka membawa penumpang atau hal lain sebagainya. Jadi dibutuhkan satu pelatihan yang rutin, agar mereka selalu waspada terhadap lingkungan kerja maupun diri mereka sendiri," cetusnya.
Aneka 6301594756638285534

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Indeks

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang