Ratusan Warga Ikut Program Mudik Gratis ke Pulau Seram - Haruku | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Ratusan Warga Ikut Program Mudik Gratis ke Pulau Seram - Haruku

BERITA MALUKU. Sebanyak 186 warga mengikuti program mudik gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku bekerja sama dengan PD Panca Karya dengan tujuan ke Pulau Seram dan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Direktur Utama PD Panca Karya, Afras Pattisahusiwa, dikonfirmasi Antara, di Ambon, Sabtu (24/6/2017) membenarkan, program mudik gratis yang digelar dalam dua hari terakhir tersebut, dalam rangka memberikan kemudahan kepada warga yang akan menggelar Idul Fitri 1438 Hijriah di kampung halamannya di Pulau Seram dan Haruku.

Warga yang mengikuti mudik gratis diangkut dengan dua kapal penyeberangan yang dikelola PD. Panca Karya yakni KMP Tanjung Kuako dari Pelabuhan Hunimua, kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) menuju Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Sedangkan KMP Ferry Teluk Ambon berangkat dari Desa Waai, Kecamatan Salahutu menuju Desa Kailolo, Pulau Haruku.

"Warga yang mengikuti mudik gratis jumlahnya relatif sedikit dari target 400 - 500 orang. Padahal pengumumannya sudah disampaikan sepekan sebelumnya untuk mendaftarkan diri di kantor PD. Panca Karya, sekaligus mengambil kupon sebagai alat bukti untuk ditunjukkan saat akan naik ke feri," katanya.

Padahal untuk memudahkan warga yang bermukim di pusat Kota Ambon yang mengikuti mudik gratis, maka BUMD tersebut menyedikan beberapa unit bus Trans Amboina untuk mengangkut mereka dari titik kumpul di kawasan Gong Perdamaian Dunia (GPD) menuju ke desa Waai maupun Hunimua.

Afras merinci pada Jumat (23/6) tercatat hanya lima orang penumpang dan dua sepeda motor mengikuti program mudik gratis menggunakan KMP Tanjung Kuako yang diberangkatkan dari pelabuhan Hunimua (Pulau Ambon) menuju Waipirit (SBB) pukul 15.00 WIT.

Sedangkan pada Sabtu tercatat 178 orang serta 19 sepeda motor diberangkatkan dengan KMP Tanjung Kuako dari Hunimua menuju Waipirit pukul 12.00 WIT, dan KMP Teluk Ambon yang berangkat dari desa Waai menuju Kailolo (Pulau Haruku) pukul 13.00 WIT hanya mengangkut tiga warga dan satu sepeda motor.

Afras mengakui, pihaknya baru terlibat dan pertama kali menggelar program mudik gratis jelang perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Kami akan mengevaluasi program mudik gratis yang pertama kali digelar ini agar pada 2018 dikoordinasikan lebih baik dengan Dinas Perhubungan Maluku maupun pihak terkait, sehingga jumlah warga yang mengikutinya lebih meningkat, sekaligus mengurangi beban warga jelang perayaan hari besar keagamaan," katanya.

Kadis Perhubungan Maluku, Frans J. Papilaya membenarkan program mudik gratis selama dua hari tersebut kurang peminat dikarenakan waktu dan koordinasi pelaksanaannya sangat terbatas, sehingga tidak tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.

"Memang waktu koordinasi sangat terbatas hanya beberapa hari saja, sehinga sosialisasinya kurang maksimal. Namun semuanya akan dievaluasi sehingga pada 2018 jumlah warga yang mengikutinya lebih meningkat," katanya.

Khusus mudik gratis ke Kota Tual dan kabupaten Maluku Tenggara serta Pulau Banda (Maluku Tengah) menggunakan kapal milik PT. Pelni, menurut Frans, belum bisa dilaksanakan pada 2017 karena singkatnya waktu koordinasi dan keterbatasan armada yang melayari rute ke tiga daerah tersebut.

"Mudah-mudahan program mudik gratis pada 2018 dapat ditingkatkan, termasuk menjangkau ketiga daerah tersebut. Tentunya akan dikoordinasikan dengan PT. Pelni sebagai penanggung jawab pelayaran nasional maupun instansi teknis lainnya," tandas Frans.
Ramadhan 3331020488249067745

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang