Bupati Malteng: Realisasi Belanja Daerah 2016 Sebesar 95,54% | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Bupati Malteng: Realisasi Belanja Daerah 2016 Sebesar 95,54%

BERITA MALUKU. Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abu memaparkan Realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016. Pemaparan disampaikannya pada paripurna penyampaiam LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban) 2016, dengan agenda masa sidang dua Tahun sidang 2017, berlangsung di ruang Paripurna DPRD Malteng, Jum'at (9/6/2017).

Kabupaten Maluku Tengah tahun 2016, telah menetapkan dan melaksanakan realisasi pendapan Daerah anggaran 2016.

Tuasikal mengatakan, realisasi pendapatan Daerah tahun 2016 sebesar 95,84 persen, sementara realisasi belanja Daerah sebesar 93,09 Persen

"Sejalan dengan Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Maluku Tengah tahun 2016, maka kita telah menetapkan dan melaksanakan APBD Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2016, yang dapat kami jelaskan sebagai berikut, Pertama, Pendapatan Daerah ditetapkan sebesar Rp1.667.840.111.530, dengan realisasi sebesar Rp1.598.506.441.056 atau 95,84 persen. Kedua, Belanja Daerah ditetapkan sebesar Rp1.601.980.410.734, dengan realisasi sebesar Rp1.491.253.274.423 atau sebesar 93,09 persen. Ketiga, Penerimaan Pembiayaan ditetapkan sebesar Rp83.162.452, dengan realisasi sebesar Rp91.084.931.966. Sedangkan pengeluaran pembiayaan ditetapkan sebesar O rupiah," jelas Tuasikal.

Dari sejumlah belanja tersebut, semuanya diperuntuhkan untuk 11 Prioritas pembangunan daerah tahun 2016. Khusus untuk prioritas Pengembangan pendidikan, Kesehatan dan pengantasan kemiskinan, dalam pembelanjaannya Pemda telah merealisasikan anggaran sebesar Rp233 miliar lebih.

"Belanja langsung yang dialokasikan untuk Urusan Pendidikan pada tahun 2016 sebesar Rp53.056.983.300, dengan realisasi mencapai Rp48.037.304.438, atau 90,54 persen. Untuk Bidang Urusan Kesehatan dialokasikan Belanja Langsung sebesar Rp122.162.348.852. dengan relisasi sebesar Rp78,926.451.582 atau sebesar 64,61 persen," terangnya.

Tingkat kemiskinan di Kabupaten Maluku Tengah telah mengalami peningkatan dari 21,41 persen pada tahun 2014 menjadi 22,10 persen pada tahun 2015, dan ditargetkan turun menjadi 18,09 persen pada tahun 2016. Belanja langsung yang dialokasikan dalam rangka penanggulangan kemiskinan adalah sebesar Rp106.457.654.317 yang diarahkan untuk program perlindungan mayarakat miskin, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, bantuan sosial bagi kelompok usaha masyarakat kurang mampu, Perbaikan sistem perencanaan dan informasi penanggulangan kemiskinan, serta penggunaan Basis Data Terpadu penanggulangan kemiskinan.

Meski orang nomor satu di Bumi Pamaha Nusa itu telah memaparkan realisasi anggaran Tahun 2016, namun dalam penyampaian LKPJ langsung, Bupati tidak menyebutkan capaian keberhasilan penyelenggaraan pemerintah pada tahun 2016. Hal ini menjadi perhatian Anggota DPRD yang mendegar penyampaian tersebut.

"Dalam penyampaian LKPJ yang baru selesai disampaikan saudara Bupati, hanya menyebutkan realisasi anggaran 2016. Tetapi tidak menyinggung sama sekali capaian apa saja yang telah dilakukan pada tahun 2016. Olehnya itu, saya sarankan bagi konseptor yang menyusun penyampaian LKPJ secara langsung, agar memasukan capaian-capaian yang diraih pada tahun 2016, agar hal ini diketahui publik," Saran Anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang, Muhamad Nur Nukuhehe saat memberikan Instruksi sebelum ketua DPRD Malteng Ibrahim Ruhunussa menutup sidang paripurna penyampaian LKPJ.
Malteng 7183503596121505115

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# BERITA RAMADHAN

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang