2003 Keluarga di Bursel Terima Bantuan KPM | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

2003 Keluarga di Bursel Terima Bantuan KPM

Ayub Seleky
BERITA MALUKU. Dinas Sosial Kabupaten Buru Selatan (Bursel) menyerahkan bantuan uang tunai kepada 2003 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Bursel.

Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial ini diserahkan langsung Wakil Bupati Bursel, Ayub Seleky dan diterima perwakilan masyarakat Desa Waenono berlangsung di Kantor Desa Waenono, Kecamatan Namrole, Rabu (21/6/2017).

Jumlah penerima bantuan uang secara tunai kepada KPM bervariasi, mulai dari Rp350 hingga Rp500 per setiap keluarga miskin yang ada di Kabupaten Bursel.

Untuk kecamatan Namrole, jumlah penerima sebanyak 203 keluarga, kecamatan Fena Fafan sebanyak 235 keluarga, Kecamatan Leksula 398 keluarga, kecamatan Waisama 305 keluarga, kecamatan Ambalau sebanyak 391 keluarga dan kecamatan Ambalau sebanyak 471 keluarga.

Wakil Bupati dalam arahannya menyampaikan, di bulan yang suci ini ada berkah bantuan yang diberikan kepada kita semua sebagai bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat Bursel.

''Dalam bulan Ramadhan yang suci ini ada sebuah berkat besar yang hadir bagi kita semua sebagai bagian dari atensi dan interest pemerintah melihat keberadaan masyarakat Indonesia, di Maluku termasuk di Kabupaten Buru Selatan,'' ujar Seleky.

Untuk itulah, lanjutnya, pada hari ini baru pertama kali dilakukan sebuah kegiatan pemberian bantuan terhadap masyarakat penerima.

Seleky dalam kesempatan itu juga memberikan apreasiasi positif kepada Kepala Dinas Sosial atas perjuangannya sehingga masyarakat Bursel dapat menerima bantuan pemerintah pusat khususnya kepada masyarakat miskin.

Seleky berharap bantuan seperti ini tak berhenti sampai di sini Saja, dan diharapkan akan ada bantuan-bantuan lainnya di waktu  mendatang untuk masyarakat.

''Saya sangat berharap pemerintah dapat memperhatikan masyarakat Bursel tanpa harus perhintungkan besar kecil wilayahdan jumlah penduduk tetapi kita harus memiliki kesamaan di dalam hak,'' harap Seleky.

Oleh karena itu Dinas Sosial, kata Seleky telah diperintahkan melakukan validasi data terhadap keluarga-keluarga atau penyandang yang berhak atas haknya.

''Bukan berarti hal ini bukan sebuah ketergantungan, jangan berpikir bahwa ada bantuan dari pemerintah lalu menjadi orang miskin terus suaya dapat bantuan,'' ujar Seleky.

Akan tetapi bantuan yang diberikan oleh pemerintah, kata Seleky merupakan suatu stimulan yang diberikan untuk dapat meningkatkan kehidupan yang lebih baik ke depan.

Kata Seleky, ternyata kemiskinan dan masalah sosial di Bursel berdasarkan data statistik maka pada hari ini masyarakat mendapatkan haknya.

Sementara itu dalam laporan Kadis Sosial, menyampaikan bahwa, penyerahan bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tahun 2016 yang diberikan itu antara lain, untuk ibu hamil, anak di bawah umur 5 tahun, anak SD dan SMP dan SMA dan lanjut usia di atas 70
tahun serta para penyandang cacat.

Program Keluarga Harapan ini baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Bursel dan diberikan kepada keluarga-keluarga yang tidak mampu.

''Untuk tahun 2017 nanti, sementara ini sementara dilakukan perubahan penunjukan penyaluran dari Bank Mandiri ke BRI,'' jelasnya.

Dijelaskan, karena di Kabupaten Bursel belum ada Bank Mandiri sehinggah pihaknya telah menyurati Kemtrian Sosial untuk mengganti Bank Mandiri ke BRI sebagai penyalur bantuan.

''Diharapkan dalam tahun ini disetujui maka penerima manfaat ini akan mendapat bantuan tahun 2017 untuk tahap pertama dan tahap kedua sekaligus diterima,'' jelasnya. (LE)
Daerah 8856668505926354010

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang