Berdayakan Masyarakat Yatoke, Dana Desa Akan Dikelola Secara Transparan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Berdayakan Masyarakat Yatoke, Dana Desa Akan Dikelola Secara Transparan

Mesak Anaktototy
BERITA MALUKU. Kepala Desa (Kades) Yatoke, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Mesak Anaktototy mengatakan, Dana Desa tahun 2017 yang digelontorkan pihak Pemerintah Pusat (Pempus) nantinya akan dipergunakan pihaknya secara transparan untuk membangun desa yang dipimpinnya, terutama diprioritaskan untuk berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat desa setempat.

Kades ini menandaskan, setelah sekembalinya dia dari Tiakur, ibukota Kabupaten MBD untuk urusan pemerintahan, dirinya langsung  mengadakan pertemuan dengan para staf desa dan warganya guna menjelaskan penggunaan dan pemanfaatan Dana Desa yang diperoleh, terutama dengan pihak yang menangani Bidang Pemberdayaan, sehingga diketahui secara pasti berbagai jenis kegiatan usaha apa saja yang digeluti warganya untuk nantinya dapat diberdayakan dalam hal peningkatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kita saat ini fokus melakukan program pemberdayaan masyarakat dan program pembangunan lainnya, oleh sebab itu setelah kembali dari Tiakur, saya langsung mengadakan rapat dengan staf dan masyarakat desa Yatoke untuk bahas hal itu,” ujar Anaktototy kepada Berita Maluku Online, Rabu (20/6/2017).

Menurut Anaktototy, Desa Yatoke yang berada di wilayah Kecamatan Babar Timur Kabupaten MBD secara geografis merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah pesisir dengan kekayaan alam laut yang cukup potensial untuk dikelola, terutama bidang perikanan. Walaupun hal itu masih digarap secara tradisional secara turun-temurun. Itu sebabnya mengapa desa ini dikenal sebagai desa penyuplai ikan terbesar untuk desa-desa sekitar termasuk wilayah kecamatan lain, seperti Kecamatan Letwurung dan lainnya.

“Hasil laut kita di sini cukup melimpah, namun selama ini penangkapan ikan masih dilakukan secara tradisional, sehingga hasil tangkapan hanya secukupnya, dan kalau ada kelebihan hasil tangkapan baru dijual ke wilayah sekitar,” ujar kades yang akrab disapa Bung Oce ini.

Dikatakan, Selain memiliki hasil perikanan yang cukup potensial untuk dikelola,Yatoke juga memiliki hasil perkebunan dan hasil hutan yang cukup potensial, antara lain untuk perkebunan seperti Jambu Mete, Pala dan Cengkih. Sementara untuk hasil hutan, antara lain seperti berbagai jenis kayu, rotan dan bambu.

“Kita punya banyak potensi sumber daya alam yang bisa dikelola. Untuk itu, dengan adanya Dana Desa ini maka kita akan melakukan upaya untuk program pemberdayaan agar nantinya semuanya bisa mengarah kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pembangunan infrastruktur di desa. Sebagai contoh, nantinya akan diberikan beberapa mesin tempel untuk kebutuhan kelompok nelayan untuk kegiatan usahanya pada tahun anggaran 2017,” jelas kades.

Menurutnya, hampir sebagian besar masyarakat Yatoke hidup sebagai masyarakat petani tetapi ada diantaranya juga ada yang melakoni profesi ganda sebagai nelayan, sehingga pihaknya juga akan mengalokasikan dana secara seimbang untuk proses pemberdayaan masyarakat  desa tersebut.

Selain itu, terdapat sejumlah kelompok kecil warganya yang punya keahlian lain selain petani dan nelayan, mereka itu bergerak pada bidang usaha produktif sebagai pembuat peralatan rumah tangga seperti mebel dan lainnya, ada juga berprofesi sebagai tukang kayu dan lainnya. Kata kades, mereka ini pun akan ikut diberdayakan usahanya menggunakan dana  tersebut.

Dikatakan, kegiatan-kegiatan yang didanai dengan Dana Desa ini tentunya akan dipastikan berjalan sesuai harapan bersama, untuk itu, perlu ada pengawasan dari berbagai pihak agar mencegah terjadi penyimpangan yang  nantinya akan meugikan masyarakat itu sendiri. 

Tak lupa insan pers pun dimintanya juga untuk membangun kerja sama guna ikut melakukan pengotrolan terhadap pengunaan Dana Desa di wilayah kerjannya, terutama distribusi bantuan agar nantinya sampai ke tangan penerima.

Ditanya tentang besaran Dana Desa yang diterima pihaknya, kades ini secara transparan langsung membeberkan Rancangan Anggaran Belanja Desa (RABD) tahun 2017 yang totalnya dananya berjumlah :  Rp.1.292.309.160,00,- (Satu miliar dua ratus juta tigaratus sembilan ribu seratus enampuluh rupiah) dengan rincian sebagai berikut:
-    Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan desa                        Rp. 339,803,160,00,-
-    Bidang Pembangunan Desa.                                                  Rp. 561,770,000,00,-
-    Bidang Pembinaan masyarakat                                              Rp.    58.900,000,00,-
-    Bidang Pemberdayaan Masyarakat,                                       Rp, 275,880,000,00,-
-    Bidang Tak Terduga,                                                              Rp.      1.956,000,00,-
“Semua penggunaan anggaran ini nantinya dikelola secara transparan untuk pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat DesaYatoke, dan kita akan terbuka kepada siapa pun untuk hal ini, termasuk unsur media sehingga masyarakat desa atau siapapun dari luar bisa mengetahuinya sekaligus bisa mengaksesnya, sehingga tak ada unsur kecurigaan,” papar kades. ( EKOe)
Daerah 670097452038960075

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang