Harga Telur Ayam di Ambon Melonjak | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Harga Telur Ayam di Ambon Melonjak

BERITA MALUKU. Harga telur ayam ras yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional kota Ambon memasuki minggu ketiga Mei 2017 melonjak.

Di Pasar Mardika, Kamis (18/5/2017), terlihat para pedagang menawarkan harga telur ayam ras bervariasi yakni Rp1.600 hingga Rp1.700/butir atau melonjak dari sebelumnya Rp1.400/butir.

"Kami terpaksa harus memisahkan telur ukuran yang agak kecil dari besar supaya bisa mendapat keuntungan.Jadi kalau ukuran agak kecil haragnya Rp1.600/butir dan besar Rp1.700/butir," kata seorang pedagang, Jody.

Di tingkat agen pemasok, lanjutnya, harga melonjak sejak dua hari belakangan ini yakni dari Rp240.000 menjadi Rp260.000/ikat (180 butir), dan Rp51.000/rak (30 butir) untuk ukuran telur agak besar dan ukuran kecil Rp48.000/rak.

Sedangkan, telur ayam kampung masih bertahan Rp3.500/butir. Daging ayam beku yang selama ini dipasok dari Surabaya juga bertahan Rp32.000/Kg dan daging sapi segar Rp100.000/Kg.

Salah satu agen pemasok telur, Inang, yang ditemui di toko miliknya di kawasan pasar Mardika mengemukakan, harga telur ayam yang dipasok dari Surabaya saat ini memang melonjak dari Rp240.000 menjadi Rp260.000/ikat.

Dengan demikian diharapkan di pasar para pedagang eceran bisa menjual dengan harga Rp1.600/butir.

"Namun, banyak pedagang yang memilah-milah telur, di mana dijual dengan harga bervariasi Rp1.600 hingga Rp1.700/butir," ujarnya.

Naiknya harga telur ayam ras mempengaruhi harga ikan segar jenis momar dan kawalinya ukuran besar Rp20.000/empat ekor.

Sedangkan, ukuran ikan sedang masing-masing Rp20.000/tujuh ekor, atau terjadi pengurangan jumlah ikan dari yang biasanya Rp20.000/tumpuk (delapan ekor ukuran besar).

Ikan karang seperti kerapu Rp50.000/enam ekor, cumi jenis bulu Rp20.000/enam ekor, dan udang Rp50.000/tumpuk kecil.

Sedangkan ikan cakalang maupun ikan tatihu segar dan yang sudah beku melonjak dari biasanya Rp30.000 menjadi Rp40.000/ekor sesuai ukuran. Ukuran yang mencapai tiga kilogram dijual dengan harga Rp65.000/ekor.

"Ikan masih mahal akibat pemasokan dari desa-desa nelayan agak berkurang dan kalau pun ada juga tidak terlalu banyak," kata penadah yang sehari-hari berada di pasar ikan Arumbai, Umar.

Selama ini, lanjutnya, saya membeli langsung dari nelayan yang memasok ke pasar, selanjutnya menjual kepada pedagang eceran dengan berbagai harga yang sudah disetujui sebelum dilakukan transaksi.

Hanya saja, sudah empat hari belakangan ini ikan sudah tidak masuk lagi dalam jumlah yang besar, bahkan terlihat para kaum ibu yang merupakan istri-istri dari para nelayan yang menjual langsung ke pasar.

Dia menambahkan, apalagi sekarang ini musim gelombang dan angin kencang mengakibatkan banyak nelayan yang tidak melaut.
Ekonomi 3000947004554431337

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Indeks

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang