Palapia: 45 Orang Ikut Serta Dalam Lelang Jabatan Pemprov Maluku | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Palapia: 45 Orang Ikut Serta Dalam Lelang Jabatan Pemprov Maluku

BERITA MALUKU. Sejak dibuka pendaftaran oleh panitia seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Provinsi Maluku sejak 28 Desember dan batas penerimaan berkas 30 Desember, sudah ada 45 orang yang mendaftar untuk ikut serta dalam lelang 13 jabatan ini.

Ke 45 orang tersebut yakni Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Biro Umum Setda Maluku, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda Maluku, Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang/Jasa, Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Perekonomian Daerah, dan Kepala Biro Pengelola Perbatasan Negara.

“Sampai saat ini sudah ada 45 orang yang mendaftar,” kata Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Provinsi Maluku, Boby Palapia, Selasa (3/1/2017).

Setelah memasukan berkas, pansel kemudian mulai menyeleksi administrasi pada hari ini tanggal 30 sampai dengan 31 Desember 2016, dan pengumuman hasil seleksi administrasi pada tanggal 3 Januari 2017.

“Esok terakhir kumpul berkas dan juga akan dilakukan seleksi administrasi. Pengumumannya tanggal 3 Januari 2017,” tandasnya.

Ditambahkan, usai mengumumkan hasil seleksi administrasi, Pansel akan menyusun instrumen seleksi dan format, dan pada tanggal 4 sampai 5 Januari 2017 akan dilaksanakan seleksi kompetensi manajerial dan kompetensi bidang serta penelurusan rekam jejak.

“Pokoknya sesuai jadwal tanggal 7 Januari lagi, sudah penyusunan dan penyampaian laporan,” pungkasnya.
Birokrasi 477316082655016418

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# PILKADA MALUKU TENGAH

Indeks

#ANEKA

# TNI - POLRI

Indeks

Kurs Mata Uang